Pembekalan Tenaga Farmasi Di Rumah Sakit Prov/Kab/Kota Dalam Rangka Pelayanan Kefarmasian yang Sesuai Standar dan Cost Effective

Mataram, 21 Mei 2017

Pertemuan yang mengangkat tema Pembekalan Tenaga Farmasi Di Rumah Sakit Prov/Kab/Kota Dalam Rangka Pelayanan Kefarmasian yang Sesuai Standar dan Cost Effective, dilaksanakan di Hotel Lombok Raya Mataram tanggal 17 s/d 20 Mei 2017.

Pertemuan selama tiga hari tersebut mengundang peserta daerah yang terdiri dari Apoteker Seksi Farmasi Dinas Kesehatan Kab/Kota, Komite Farmasi dan Terapi Rumah Sakit Kab/Kota,dan Kepala Instalasi Rumah Sakit Kab/Kota. Selain itu peserta yang diundang berasal dari beberapa instansi terkait yaitu Apoteker Seksi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Mataram , Kepala Instalasi Farmasi RSUD Kota Mataram, dan lainnya.

Pada hari pertama pertemuan, narasumber yang memberikan materi adalah Dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Helsy Pahlemy, S.Si., Apt., M.Farm, dari Direktorat Yanfar Kemenkes RI yaitu  Dra. Alfina Rianti, M.Pharm., Apt dari RSUP Fatmawati,  dan yang terakhir adalah Dian Aulia Asri, S.Si., Apt dari RSU Provinsi NTB.

Sesi selanjutnya adalah melakukan tanya jawab sesuai dengan tema pertemuan yakni Pembekalan Tenaga Farmasi Di Rumah Sakit Prov/Kab/Kota Dalam Rangka Pelayanan Kefarmasian yang Sesuai Standar dan Cost Effective.

Harapan yang ingin dicapai adalah dengan dilakukannya pertemuan ini dapat tercapainya peningkatan penggunaan obat rasional, melalui peningkatan kapasitas teknis tenaga kesehatan khususnya tenaga kefarmasian tentang pelayanan kefarmasian yang sesuai standar dan cost effective. Serta untuk meningkatkan kapasitas konseptual dan kapasitas teknis bagi Tenaga Farmasi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Provinsi/Kabupaten/Kota sehingga memiliki pola pikir dan kemampuan (skill) yang memadai dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran dan kefarmasian guna menjamin kendali mutu dan biaya peningkatan kinerja, penerapan resiko biaya obat dan alkes dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan farmasi klinik di Rumah Sakit.

Foto Kegiatan :

Mungkin Anda Menyukai

Visit Us On TwitterVisit Us On Facebook