Kerjasama Lintas Sektor dan Lintas Program Upaya Suskseskan Posyandu Keluarga

Tingginya jumlah kematian Ibu dan Neonatus, serta rendahnya status gizi pada balita dan kasus kesakitan dan kematian akibat penyakit menular masih menjadi permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian Pemerintah Provinsi NTB.

Hingga Tahun 2020  tercatat sebanyak 859 kasus kematian Ibu yang terjadi di NTB. ini menjadi PR besar yang harus mendapat penanganan serius dari Pemerintah Provinsi NTB.  Selain permasalahan diatas NTB juga memiliki permasalahan besar lainnya yang harus segera disesuaikan yaitu Pernikahan Anak (pernikahan dini),  PMI Ilegal, Narkoba, Lingkungan Hidup serta Bencana.

Dinas Kesehatan memiliki peranan penting dalam mengatasi permasalahan tersebut diatas  melalui konsep Posyandu Keluarga yang terus digencarkan pelaksanaannya, kendati demikian Dinas Kesehatan tidak dapat bekerja sendiri, diperlukan kolaborasi Lintas Program dan Lintas Sektor untuk mensukseskan pelaksanaan Posyandu Keluarga.

Untuk membangun jejaring kemitraan serta memantapkan koordinasi lintas program dan lintas sector dalam mensukseskan pelaksanaan Posyandu Keluarga sebagai upaya mengatasi permasalahan kesehatan yang ada di Provinsi NTB, pada hari Senin, 9 Agustus 2021 Dinas Kesehatan menginisiasi Pertemuan Kemitraan / Jejaring Lintas Program, Lintas Sektor Tingkat Provnsi NTB di Hotel Lombok Plaza dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., MARS.

Dalam sambutanya beliau berharap pertemuan ini dapat merumuskan, serta membuat komitmen bersama dalam memaksimalkan peran Posyandu Keluarga sebagai langkah strategis untuk menuntaskan semua permasalahan di atas.

Beliau menjelaskan situasi politik luar negeri berpotensi mendatangkan permasalahan baru bagi Provinsi NTB, terutama menyangkut imigran dan TKI yang terdampak situasi politik.  Beliau juga menghimbau agar semua pihak siap dengan permasalahan-permasalahan yang bisa saja ditimbulkan, terutama masalah kesehatan dan sosial.

Pada kesempatan yang  sama  Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi NTB Hj. Tuti Herawati, S.SIT., MPH menjelaskan kembali  alur pelayanan Posyandu Keluarga yang semestinya untuk memastikan Posyandu Keluarga di Lapangan dapat berjalan sesuai dengan alur.  Selain itu beiau berharap dengan adanya kolaborasi lintas program dan lintas sektor dapat mengimplemntasikan Posyandu Keluarga di Kabupaten/Kota.

Hadir juga sebagai Narasumber  dalam pertemuan ini dari Forum CSR NTB yang di wakili Oleh Ashar Hadi, S.Sos, yang menjelaskan bahwa Forum CSR NTB bersinergi dengan lintas sektor yang ada untuk mendukung program-program pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap program-program Pemprov NTB yang dikomnadani Gubernur NTB Bang Zul Zulkieflimansyah , juga pemerintah-pemerintah Daerah di NTB. (Gizi/Promkes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *