Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Pelayanan Kesehatan Haji Indonesia Mumtaz

Mina, 4 September 2017

Pelayanan kesehatan haji Indonesia Mumtaz, atau excellance. Hal ini diungkapkan oleh Matab Asiri, Ismail, Maajid bertiganya askar atau polisi Arab Saudi ketika ditanya pendapatnya tentang pelayanan kesehatan hajiIndonesia.

Askar berwajah sangar berhati sabar itu mengungkapkan alasan execellace, karena pelayanan kesehatan haji Indonesia selalu siap, sigap dan tanggap terhadap jemaah haji sakit, melayani berbagai masalah kesehatan yang dialami jemaah haji.

”Hebatnya lagi, pelayanan kesehatan haji Indonesia tidak hanya melayani jemaah haji dari negara Indonesia, tapi juga jemaah dari negara lain yang membutuhkan pertolongan”, kata Asiri.

Selain itu, menurut Matab yang bertugas dekat dengan pos kesehatan 1, tepatnya setelah terowongan pertama dari arah moasim menuju Jamarat ini, Indonesia hanya satu satunya negara yang memiliki pelayanan kesehatan haji di sepanjang jalur jamarat.

Lebih lanjut Matab mengatakan Jamaah Indonesia sangat tertib, menepati waktu beribadah sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Menurut dr. Andik Setiawan Prajitno, bahwa dirinya selama bertugas melayani jemaah haji disepanjang jalur jamaraat, selain jemaah Indonesia, juga telah melayani jemaah dari Etiopia, Inggris, Malaysia, Mesir, China dan banyak negara lain yang membutuhkan pertolongan emergencykesehatan.

”Askar Arab Saudi, apabila ada jemaah haji sakit, dari manapun pasti mereka akan menghubungi pos kesehatan Indonesia untuk memberi pertolongan emergency”, kata dr. Andik.

Lebih lanjut Andik mengatakan, seperti jemaah haji negara lain juga sudah mengenali seragam petugas kesehatan haji Indonesia, rompi gelap bertuliskan Indonesia, lambang merah putih dan topi berlambang merah putih.

”Pengenalan ini membuat mereka berani minta tolong terhadap keluhan sakit yang dirasakan, mulai dari heat stroke, sesak nafas, kelelahan, pusing, mual, kaki kram dll”, jelas dr. Andik.

Menurut Kapuskeshaji, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, Ini merupakan tanda bahwa petugas kesehatan mendapatkan tempat bagi askar di Armina. Mekreka tahu eksistensi tenaga kesehatan haji PPIH Bidang kesehatan benar turun ke jalan menjemput bola.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot

Sumber : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia