Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Pemantapan Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat

Mataram, 14 Mei 2017. Sistem Informasi Kesehatan (SIK) merupakan sarana pengubung aliran data kesehatan antara Kabupaten, Provinsi dengan Pusat. Pengolahan data-data kesehatan perlu di atur sebaik mungkin, agar data – data tersebut dapat terintegrasi secara menyeluruh dari level kabupaten, provinsi hingga pusat. Sistem Informasi Kesehatan ditujukan agar mempermudah para pengumpul data yang ada di daerah dalam melakukan rekapitulasi data dan melakukan pelaporan secara terpadu.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan aliran data tersebut melalui pengembangan dan pemanfaatan  Sistem Elektronik. Salah satu langkah yang sedang diupayakan adalah dengan mengembangkan Aplikasi Elektronik Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik berbasis website.  Aplikasi ini bersifat open source dan dikembangkan dalam dua versi, yaitu versi Online dan Versi Offline. Yang selanjutnya disosialisasikan kepada daerah-daerah yang ada di Indonesia secara bertahap.

Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu daerah yang  mendapatkan pelatihan dan pemantapan penggunaan Sistem Informasi Kesehatan (SIKDA) Generik, Pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia ini dihadiri oleh peserta dari seluruh Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang ada di Pulau Lombok. Kegiatan yang dilakukan selama 5 hari ini  berlokasi di Hotel Golden Tulip Mataram.

Seluruh peserta yang hadir memberikan aspresiasi terhadap kegiatan tersebut, mereka berharap dengan adanya Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik ini, Puskesmas akan dipermudah dalam melakukan pengolahan dan pelaporan data yang dapat dilakukan melalui satu pintu dengan aplikasi SIKDA Generik.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode teori dan praktik, sehingga para peserta yang mengikuti dapat dengan mudah memahami cara pengunaan aplikasi SIKDA Generik ini sebagai media pengolah data untuk level kabupaten. Peserta dari Puskesmas diberikan kesempatan langsung untuk meng-entri data secara online dan langsung dievaluasi oleh tim dari Pusat. Dengan harapan semua peserta dapat mensosialisasikan dan menjadi fasilitator di Puskesmas masing-masing tempat mereka bertugas.

Dokumentasi Kegiatan :

[powr-media-gallery id=ff76950b_1495052186955]