Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

600 Vaksinator Telah Jalani Pelatihan Tata Laksana Vaksinasi Covid-19

Mataram, 10 Februari 2021.

Hingga hari ini total 600 Vaksinator telah menjalani pelatihan tata laksana vaksinasi Covid-19 untuk wilayah Nusa Tenggara Barat. Pelatihan ini merupakan lanjutan dari pelatihan gelombang pertama yang terdiri dari 2 angkatan pada 2 – 4 Februari 2021 lalu dengan jumlah peserta 300 orang tenaga kesehatan. Peserta pelatihan gelombang II ini juga diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari dua angkatan dengan masing-masing 150 peserta yang berasal dari seluruh Rumah sakit, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya, baik pemerintah maupun swasta. Setiap fasilitas kesehatan mengirim 3 orang peserta dengan kriteria tenaga dokter/perawat/bidan yang mempunyai STR masih aktif atau tenaga kesehatan/pengelola program yang pernah ikut pelatihan/workshop vaksinator covid-19.

Pelatihan tata laksana Covid-19 gelombang II bagi vaksinator tersebut dibuka oleh Kepala Balai Pelatihan Kesehatan  NTB, H. Ali Wardana, SKM, M.Si.,  pada hari Selasa, 9 Februari 2021. Pelatihan berlangsung dari tanggal 9 – 11 Februari 2021 yang dilaksanakan secara daring di masing-masing instansi.

Pelatihan dilaksanakan secara full online dengan aplikasi zoom meeting yang dilengkapi dengan google classroom sebagai wadah peserta dalam mengumpulkan penugasan-penugasan serta dokumen lain yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Narasumber dalam Pelatihan ini  adalah  Kepala Bapelkes Provinsi NTB, Kepala Bidang P3KL, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi, Imunisasi dan Kesehatan Bencana Dinas Kesehatan Provinsi NTB, KOMNAS KIPI dan KOMDA KIPI NTB, Widyaiswara Bapelkes Provinsi NTB serta Fasilitator Provinsi dan Kab/Kota yang telah mengikuti TOT pelatihan ini.

Pelatihan Vaksinator diselenggarakan sebagai upaya persiapan membentuk tenaga kesehatan yang cakap dalam pemutusan rantai penularan Covid-19 dan untuk memberikan keterampilan petugas kesehatan dalam memberikan vaksinasi.  Sehingga melalui pelatihan vaksinator ini, tenaga kesehatan yang telah mengikuti pelatihan diharapkan mampu melaksanakan pelayanan vaksinasi Covid-19 dengan optimal.

Editor : Reny Yuli

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.