BAPELKES GELAR PELATIHAN TKHI DI MASSA PANDEMI COVID -19 DENGAN PROKES KETAT

Pada 2 Juni 2020, demi kesehatan dan keselamatan jemaah haji, pemerintah membatalkan keberangkatan jemaah haji melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M. Pada 23 Juni 2020, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan bahwa orang-orang yang berdomisili di Arab Saudi dapat melaksanakan ibadah haji dalam jumlah terbatas yaitu 1.000 orang untuk mencegah penularan Coronavirus 2019 (COVID-19).

Penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441H/2020M pada masa pandemi COVID-19 berjalan dengan sukses. Salah satu indikator yang disebutkan oleh Pemerintah Arab Saudi adalah tidak ada kasus COVID-19 yang ditemukan pada Jemaah haji. Pengalaman pemerintah Arab Saudi mencegah dan mengendalikan COVID-19 menjadi role model untuk penyelenggaraan ibadah haji di tahun-tahun berikutnya.

Pencegahan dan pengendalian COVID-19 harus dilakukan sebelum, saat dan sesudah penyelenggaraan ibadah haji. Kementerian Kesehatan melakukan upaya untuk mempersiapkan penyelenggaraan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan di Arab Saudi. Salah satu yang menjadi fokus pelayanan kesehatan di masa pandemi adalah penatalaksanaan kasus COVID-19 pada Jemaah haji Indonesia.

Agar petugas kesehatan haji dapat menjalankan tugasnya seperti tersebut di atas serta mampu mengantisipasi permasalahan yang mungkin timbul selama bertugas, Pusat Pelatihan SDM Kesehatan merancang pelatihan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masa pandemi saat ini. Proses pelatihan akan berpusat pada peningkatan wawasan dan kompetensi terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kesehatan terhadap jemaah kelompok terbangnya serta pelaksanaan tugas-tugas administrasi lainnya.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi NTB bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Pelayanan Kesehatan Haji selama 4 hari mula tanggal 27 – 30 April 2021 di Bapelkes Provinsi NTB.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam  memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kesehatan terhadap jemaah haji kelompok terbang yang didampinginya serta tugas – tugas administrasi mulai dari daerah asal jemaah haji di Indonesia, di asrama haji embarkasi, selama di perjalanan, selama tinggal di Arab Saudi sampai kembali lagi ke asrama debarkasi sesuai dengan standar prosedur tetap yang berlaku.

Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah tanya jawab, diskusi, kelompok dan praktek, diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari 10 orang dokter dan 22 orang perawat, dengan fasilitator pejabat fungsional dokter dan perawat yang telah mengikuti TOT TKHI, terlibat dalam penanganan Covid-19 dan berpengalaman sebagai petugas kesehatan haji, serta widyaiswara yang pernah terlibat dalam pelatihan terkait Covid-19. Dengan dilaksanakannya pelatihan ini diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kesehatan terhadap jemaah haji kelompok terbang yang didampinginya serta tugas – tugas administrasi sesuai dengan standar prosedur tetap yang berlaku.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *