Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Bapelkes Provinsi NTB Memilih

Mengawali tahun 2020, mendiskusikan secara serius yang berhubungan dengan rencana pemilihan kembali posisi strategis dalam menahkodai kelompok Pejabat Fungsional Widyaiswara Bapelkes Provinsi NTB. “Nahkoda” yang berdedikasi tinggi, profesional dan berjiwa millenial yang penuh dengan ide dan kreativitas dalam menjalankan “Bahtera” Widyaiswara. Diskusi yang mendalam, dengan penuh pertimbangan yang rasional dan bijaksana, langkah strategis pertama yang diputuskan forum adalah….menentukan Ketua Panitia Pemilihan Koordinator WI. Berdasarkan penunjukan dari Koordinator WI aktif dan hasil musyawarah mufakat, terpilih sebagai Ketua adalah Widyaiswara Ahli Muda yang berjiwa entrepreuner, handal dan telah terbukti melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab dalam beberapa kesempatan yang ada, Drs. Muhammad Nur Yamin, Apt., M.Sc. 

Dengan gaya khasnya yang ceria, cermat dan penuh dengan kreativitas Yamin, panggilan sehai-hari Ketua Panitian. Bergerak cepat, membentuk kepanitian dan mengagendakan pemilihan Koordinator WI dalam pertemuan rutin Bapelkes Provinsi NTB pada setiap Hari Rabu yang dikenal dengan istilah “Pertemuan Raboan”, yaitu pada Rabu, 22 Januari 2020, dengan melakukan diskusi untuk merumuskan dan menetapkan Tata Tertib dan Prosedur Pemilihan Koordinator WI. Keputusan penting yang dihasilkan antara lain: Jabatan minimal Balon: Ahli Madya, tidak memasuki masa purna tugas < 2 tahun, diusulkan oleh WI aktif melalui aplikasi Whatsapp kepada Ketua sampai pada batas waktu terakhir malam Kamis, Pk. 00 Wita, karena pemilihan Koordinator WI telah ditetapkan Jumat, 24 Januari 2020, Pk. 09.00 Wita yang bertempat di Ruang Kelas Bapelkes Provinsi NTB. 

Apel Sore, Kamis, 23 Januari 2020 menjadi kesempatan terakhir Yamin untuk mensosialisasikan kembali sehubungan dengan pemilihan Koordinator WI dan mengumumkan secara resmi 3 balon yang ada, yaitu: I. dr. I Gusti Ayu Rai Astarini, MKes., II. Khaerul Anwar, SKM., M.Kes. dan III. Mustika Hidayati, SKM., M.Kes.

Jumat, 24 Januari 2020 hari ini, serasa berbeda dengan hari Jumat sebelumnya…cuaca cerah seperti biasanya, tetapi suasana “senyap dan hening” sangat terasa. Sepoi-sepoi tercium aroma ke-“tegangan” situasi. Rupanya calon pertama yang tampak adalah calon nomer urut I. Astarini, berikutnya datang calon nomer urut II. Khaerul, tetapi tidak nampak calon nomer urut III. Tika. Semua yang terlibat dalam pemilihan Koordinator WI mulai memasuki ruangan yang telah ditentukan, Pejabat Struktural Bapelkes Provinsi NTB dan beberapa stafnya, Widyaiswara dan pastinya Calon Koordinator WI terpilih. Tepat Pk. 09.00 Wita, Ketua Panitia dibantu oleh anggota panitia yang lain mulai memainkan perannya. Menyiapkan segala keperluan pemilihan.

Calon Koordinator WI terpilih dipersilahkan menempati tempat duduk yang telah dipersiapkan. Sepertinya nuansa tegang juga dirasakan mereka, walaupun mencoba untuk mengkonversinya dengan memainkan Hp masing-masing. Kursi tetap kosong pada calon nomer III. Mekanisme pemungutan suara dengan musyawarah mufakat tidak dapat dilakukan, karena calon nomer III, Tika TIDAK hadir sampai detik terakhir. ”Pertarungan” akan menjadi semakin ketat…SERU dan semakin membuat suasana ruang pemilihan semakin mencekam. Masing-masing pemilih menunggu dengan harap-harap cemas.  Akhirnya pemungutan suara dilakukan dengan voting tertutup dari 13 suara hak pilih. Satu persatu pemilih dipanggil untuk mengambil surat suara yang telah diparaf oleh Ketua, untuk menjaga kerahasiaan, pemilih dipersilahkan menuju podium yang sudah dipersiapkan dengan memberikan tanda centang atau melingkari gambar calon yang dipilih, dilipat dan dimasukkan dalam kotak kardus. Semua pemilih, 10 orang yang hadir telah selesai menyalurkan hak pilihnya. Pemilih yang tidak hadir, 3 orang diberikan kesempatan menyalurkan hak pilihnya melalui whatsapp langsung pada Ketua.

Sebelum penghitungan suara, dalam sambutannya, H. Ali Wardana, SKM., M.Si., Kepala Bapelkes secara santai tapi tersirat makna ke-SERIUSan, menyampaikan dukungan dan harapan yang mendalam: untuk Bapelkes ke depan, agar bisa lebih “bagus” lagi, lebih berinovasi dan meningkatkan koordinasi, tidak hanya dalam lingkup internal, tetapi juga dengan Bapelkes Nasional yang ada, provinsi lain dan pusat. Widyaiswara dapat lebih bisa bekerjasama dengan bagian struktural. 

Tiba waktunya saat-saat yang dinantikan. Dalam tahapan penghitungan suara, Ketua Bapelkes diminta kesediaannya sebagai saksi utama, satu per satu kertas suara dibuka, diperoleh 10 suara sah, selanjutnya dengan disaksikan langsung oleh Kepala Bapelkes, Ketua Panitia membuka dan membacakan hak pilih melalui whatsapp, didapatkan 3 suara sah. 13 orang telah menyalurkan hak pilihnya secara konstitusional, maka hasil perolehan penghitungan suara adalah sebagai berikut: 

No. I: 1 Suara, No. II: 9 Suara dan No. III: 3 Suara. Maka ditetapkan secara sah dan disaksikan oleh semua hadirin, Ketua Panitia mengumumkan bahwa Koordinator Widyaiswara terpilih untuk masa jabatan 3 tahun, periode Tahun 2020 – tahun 2023, adalah: Nomer urut II:  Khaerul Anwar, SKM., M.Kes. Hadirin bertepuk tengan dengan gemuruh…tampak wajah-wajah penuh harap dan rasa puas dari semua orang yang hadir. Selanjunya Koordinator WI terpilih diminta untuk menyampaikan gambaran program kerjanya.

Dengan langkah pasti, Khaerul, beliau biasa dipanggil, sebagai Koordinator WI terpilih maju dan berdiri di depan, dihiasi senyumnya yang khas. Dengan tatanan kata yang terurai rapi, sesekali diiringi dengan kata-kata yang membuat hadirin tertawa, Khaerul menyampaikan program kerjanya secara umum, antara lain: Meningkatkan kerjasama secara internal WI dan Manajemen, meningkatkan pelatihan dengan melakukan pengembangan pelatihan dengan masyarakat dan mencari peluang yang ada, mengembangkan social marketing dan media sosial dengan sesuai perkembangan tehnologi informasi serta pakaian seragam untuk para Pejabat Fungsional Widyaiswara. 

Pemilihan Koordinator WI diakhiri dengan pemberian ucapan selamat pada Khaerul sebagai Koordinator WI terpilih, secara bergiliran, dengan penuh rasa kekeluargaan dan ditutup dengan sesi foto bersama. 

SELAMAT DAN SUKSES, KOORDINATOR WIDYAISWARA 
BAPELKES PROVINSI NTB PERIODE TAHUN 2020 – TAHUN 2023
#PROFESIONAL – INOVATIF – SOLID#
#bapelkes provinsi ntb, SIAP menuju nasional#

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.