Dinas Kesehatan Siapkan Pembiayaan Kesehatan Bagi WNI Terlantar di Malaysia

Mataram, (24/05/2023)—Dinas Kesehatan siap fasilitasi pembiayaan kesehatan melalui pemerintah daerah dalam rangka membantu bayi Budi El Fatteh yang saat ini sedang terlantar di negeri Jiran Malaysia.

Dalam rapat lanjutan pembahasan rencana pemulangan 1 (satu) WNI anak terlantar dalam kondisi sakit a.n Budi Al Fateh dari Kuala Lumpur Malaysia yang difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri, terungkap bahwa kondisi bayi Budi saat ini masih belum stabil kesehatannya.

Menurut pejabat konsulat R.I. di Kuala Lumpur Bapak Yosi, masalah utama yang muncul adalah status administrasi kependudukan bayi Budi Al Fatteh yang belum jelas karena ibunya tidak kooperatif.

”Saat ini kami pihak Kemenlu R.I. masih mengadakan upaya persuasif kepada ibu Nurhayati, orang tua dari bayi Budi untuk mengurus administrasi kependudukannya,” ujar Yosi.

Lebih lanjut dijelaskan Bapak Yosi Kementerian Luar Negeri R.I. segera akan mengurus kepulangan WNI bermasalah tersebut ke Indonesia. Agar Upaya tindak lanjut seperti aspek pelayanan pelayanan kesehatan dapat dilakukan di Indonesia maka syarat administrasi kependudukan adalah hal sangat penting.

Pada rapat koordinasi tersebut dari pihak Kementerian PPPA R.I. juga sudah melakukan assessment kepada keluarga korban melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi NTB. Sebagai informasi WNI bermasalah tersebut berasal dari Kabupaten Bima.

Sedangkan pihak Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan menyatakan kesiapannya dalam mendukung pembiayaan kesehatan melalui 2 mekanisme yaitu melalui SK Kemensos yang biasa diterbitkan tanggal 20 pada tiap bulan yang akan aktif pada tanggal 1 bulan berikutnya, sedangkan mekanisme pemerintah daerah yang langsung diberikan kepada warganya karena sudah menerapkan Universal Health Caverage (UHC) dimana tiap warga negara di kabupaten/kota bersangkutan ditanggung biaya kesehatan secara gratis.

Diakhir rapat yang dilaksanakan secara daring tersebut dimohon kepada seluruh elemen terkait terutama pemerintah daerah Kabupaten Bima untuk memberikan dukungan secara aktif demi lancarnya pemulangan Bayi Budi Al Fatteh dan pelayanan tindak lanjut saat tiba di daerah.(ddt.kesmas)

#NTBMajuMelaju #NTBSehatdanCerdas #PemprovNTB #DinkesProvNTB #DinkesNTB #SahabatSehat #SalamSehat #HumasSehat