Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Dukung NTB Zero Waste, Kadinkes Provinsi NTB Beri Pesan 3 R

Mataram – Pada hari Minggu (21 Februari 2021) lalu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. H.L. Hamzi Fikri, MM., MARS., hadiri Kegiatan Aksi Bersih Dalam Rangka Menyambut Hari Bebas Sampah Indonesia dan Bersih Destinasi Wisata, di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur.

Acara yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi NTB tersebut, dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., didampingi pula oleh Asisten III, Kadis LHK, Kadis PMPD Dukcapil, Kadis Kominfotik, dan Kadis Perkim.

Diketahui Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati pada tanggal 21 Februari setiap tahunnya. Sejarah dimulainya peringatan HPSN bermula saat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengenang peristiwa di Kelurahan Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 lalu.

Selama lima tahun terakhir, HPSN digunakan sebagai momentum untuk menyadarkan masyarakat dalam upaya pengurangan sampah. Pasalnya permasalahan terkait sampah hanya bisa diselesaikan jika melibatkan seluruh komponen masyarakat. Untuk kali ini KLHK menetapkan tema peringatan HPSN antara lain “Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi”.

Diketahui, sampah digolongkan menjadi tiga jenis, yakni sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3. Sampah anorganik salah satunya adalah sampah plastik. Saat ini, berbagai sumber menyebutkan Indonesia merupakan salah satu negara penghasil sampah plastik terbesar di dunia, dan celakanya tingkat daur ulang sampah plastik di tanah air masih rendah.

Berbagai upaya dilakukan, baik oleh pemerintah, swasta, organisasi pencinta lingkungan, maupun NGO/LSM untuk mengurangi produksi sampah plastik di Indonesia. Termasuk NTB yang merupakan salah satu daerah yang konsen dengan upaya tersebut melalui salah satu misinya, yakni NTB Zero Waste.

Banyak kampanye-kampanye digalakkan oleh pemerintah NTB melalui peran Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait. Dinas Kesehatan Provinsi NTB sendiri, telah sejak awal misi tersebut digaungkan, juga dengan gencar menggelar berbagai upaya untuk mendukung ikhtiar Pemerintah Daerah NTB tersebut, melalui kebijakannya yang mengharuskan kepada seluruh karyawan/karyawati lingkup Dinas Kesehatan untuk membawa botol air atau thumbler isi ulang ke kantor, menggunakan hidangan snack rapat tanpa berbahan bungkus plastik, melakukan pemilahan sampah, serta kebijakan – kebijakan lainnya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB mengingatkan kembali, agar seluruh karyawan/karyawati lingkup Dinas Kesehatan untuk tetap melaksanakan upaya – upaya menuju NTB Zero Waste melalui langkah – langkah kecil sehari – hari, seperti mengurangi penggunaan sedotan plastik, membawa tas belanja pribadi, membawa botol minum, serta membiasakan membawa makan sendiri dari rumah, ujar dr. Fikri.

Intinya upaya 3 R, yaitu mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse) dan melakukan daur ulang (recycle), pungkasnya lebih lanjut.

Yuk, Sahabat Sehat dimanapun berada. Mulailah perhatikan penggunaan plastik. Bagi Sahabat Sehat yang belum mempunyai ide upaya apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah plastik, bisa deh mengikuti saran dari dr. Fikri di atas ya…salam sehat!

Penulis: I Gusti Ayu Juliantari, S.ST., S.Si., MPH

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.