EDUKASI MASYARAKAT CEGAH COVID 19, DINAS KESEHATAN PROVINSI NTB GANDENG PERKUMPULAN PENDIDIK DAN PROMOTOR KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA (PPPKMI), DINAS KOMINFOTIK DAN PT. NUTRIFOOD INDONESIA

Mataram, Sabtu, 18 April 2020, Dinas Kesehatan  Provinsi NTB menggandeng Organisasi Profesi Perkumpulan Pendidik dan Promotor Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI),  Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik serta PT. Nutrifood Indonesia edukasi masyarakat dalam mencegah penularan Covid 19.

Saat ini pola pertumbuhan penyakit Covid 19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah cukup mengkhawatirkan, rilis Gugus Tugas Covid Provinsi NTB per 18 April 2020 terdapat 61 kasus positif, 3 orang meninggal, 249 PDP, 4.336 ODP, 1.159 OTG dan 40.523 PPTG.  Sebaran data ini berpotensi untuk menambah jumlah korban karena keberadaan PPTG, OTG dan ODP tersebar di masyarakat. Penyebaran Covid 19 di NTB sudah merata di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Untuk menyadarkan pemahaman masyarakat agar tidak tertular Covid 19 terus di lakukan edukasi tentang bahayanya Covid 19, untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran Covid 19 Dinas Kesehatan bekerjasama dengan PPPKMI melakukan kegiatan edukasi secara masif di masyarakat dengan menggunakan mobil calling dan turun langsung di lapangan. Rute yang diambil kali ini meliputi Dasan Cermen, Bengkel dan Kediri di wilayah Lombok Barat, kemudian bergeser ke wilayah Lombok Tengah yaitu Puyung, Praya Kota, Pengadang, Kopang, dan Mantang. Terakhir menuju wilayah Narmada dan kembali ke Mataram.

Tim bergerak mulai jam 08.00 WITA dari Mataram menuju arah selatan, Tim menyasar tempat-tempat yang strategis seperti perempatan jalan, pasar, POM bensin dan berhenti di lingkungan masyarakat yang cukup ramai. Di sepanjang rute yang dilalui, mereka memberikan edukasi tentang pentingnya pemakaian masker dalam aktifitas harian ditengah pandemi virus corona untuk mencegah Covid 19, secara mudah dan murah pemakaian masker dapat melindungi penggunanya dari infeksi akibat kontak dengan PPTG, OTG dan ODP. Seruan kepada masyarakat ditekankan agar patuh pada kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak fisik  (physical distancing) selalu mencuci tangan pakai sabun setelah sampai di rumah agar terhindar dari kuman, bakteri dan virus yang menempel di tubuh.

Hal lain yang selalu disampaikan adalah pentingnya tetap tinggal di rumah (stay at home) jika tidak ada keperluan yang mendesak seperti mencari kebutuhan pokok, dan setelah balik ke rumah harus segera mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Sedangkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh, masyarakat diedukasi rajin olah raga minimal 30 menit tiap hari, konsumsi  buah dan sayur serta istirahat yang cukup.

Disamping menyampaikan himbauan kepada masyarakat mereka juga membagikan masker kepada masyarakat yang belum mengenakan. Sedangkan kepada 3 puskesmas (Puyung, Kopang dan Mantang) diserahkan bingkisan yang berisi masker sumbangan para donator dan produk PT. Nutrifood Indonesia.

Dari pantauan di lapangan, kondisi yang ditemui di masyarakat adalah masih banyak yang belum memakai masker dan berkerumun tanpa mengindahkan himbauan pemerintah untuk jaga jarak (physical distancing). (ddt/18/04/2020).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Visit Us On TwitterVisit Us On Facebook