Kadinkes NTB Beri Sambutan pada Pertemuan Ilmiah Tahunan IDI Cabang Lombok Timur

Kepala Dinas Kesehatan, Dr. dr. H. L. Hamzi Fikri, MM., MARS. hadir  memberikan sambutan dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan IDI Cabang Lombok Timur dengan tema ”Paradigm of Actual Cases in Daily Life (PACE)” di Hotel Prime Park Mataram, Sabtu (18/5/2024).

Ratusan peserta yang terdiri dari spesialis, GP/Resident dan medical student memadati Ballroom di Prime Park Hotel.

Dalam sambutannya, Kadinkes mengapresiasi penyelenggaraan simposiun ini karena menjadi sebuah kebutuhan  bagi tenaga medis untuk mengupgrade pengetahuan.

Lebih lanjut Dr.Fikri menyampaikan bahwa, saat ini kita dihadapkan dengan transformasi kesehatan.  Umur Harapan Hidup, di NTB mencapai 72,02 tahun dan tahun 2045 NTB menargetkan Umur Harapan Hidup mencapai 80 tahun sebagaimana negara-negara maju. Hal ini berkaitan dengan akses kesehatan. Ini yang menjadi semangat transformasi kesehatan bagaimana layanan kesehatan mudah diakses oleh masyarkat luas.

Akses layanan kesehatan di Indonesia berada pada peringkat 106 dari 169 lebih negara. Ini artinya walaupun warga negara kita sudah dijamin oleh JKN (Jaminan kesehatan Nasional) tetapi masyarkat yang mendapatkan akses layanan kesehatan yang bermutu masih perlu diperjuangkan.  Walaupun saat ini NTB memiliki 45 rumah sakit dan 177 Puskesmas, namun menurut evaluasi BPJS perbandingan antara dokter dan masyarkat masih jauh. Sebagai contoh untuk perbandingan dokter umum dengan masyarkat 1 : 5000, dokter spesialis 1 : 19000, dan dokter gigi 1 : 19000.  Tersedianya sumber daya yang berkualitas akan berkaitan dengan akses kesehatan yang bermutu.

Sebagaimana visi organisasi IDI yaitu Profesional dan Mandiri,   ini berkaitan dengan sistem yang telah di launching oleh Kementerian Kesehatan khususnya Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Berbasis Rumah Sakit Pendidikan (hospital based).  Kami mendorong agar rumah sakit yang di NTB menjadi Rumah Sakit Pendidikan dan saat ini yang sudah siap adalah Rumah Sakit Umum Provinsi NTB,

”Kami sebagai perwakilan kementerian kesehatan yang ada di daerah berkomitmen untuk melakukan transformasi kesehatan. Kita sama-sama mengawal transformasi kesehatan”, pungkas Dr. Fikri.

Terakhir semoga melalui simposiun ini kita dapat menyerap ilmunya dan yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengimplementasikan di profesi kita.

#PertemuanIlmiahTahunanIDI  #NTBMajuMelaju #NTBSehatdanCerdas #DinkesProvNTB #DinkesNTB #SahabatSehat #HumasSehat #SalamSehat