KOORDINASI DAN KEBERANGKATAN TIM RELAWAN DAN TENAGA MEDIS MUSIBAH GEMPA BUMI DI LOMBOK

Mataram, 8 Agustus 2018. Sebanyak 393 Orang tenaga medis, paramedis dan non medis yang terdiri dari Dokter Spesialis, Dokter Umum, Perawat, Bidan dan Tenaga Nakes berkumpul di lapangan Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mereka adalah para relawan yang datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Denpasar, Sumbawa, Solo, Bima, Universitas Sebelas Maret serta relawan dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mereka semua berkumpul dalam rangka koordinasi pembetunkan Tim untuk di berangkatkan menuju titik-titik pengungsian yang berada di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Barat. 

Sebagaimana kita ketahui bahawa dalam sepekan terjadi 2 kali gempa besar di Pulau Lombok. Gempa pertama terjadi pada hari minggu tanggal 29 Juli 2018 dengan kekuatan 6.4 SR, Seminggu kemudian tepatnya tanggal 5 Agustus 2018 Pulau Lombok kembali di hantam bencana gempa bumi dengan dengen kekuatan yang lebih besar 7 SR. dalam sekejap gempa yang berpusat di Kabupaten Lombok Utara tersebut meluluh lantahkan ribuan rumah warga terutama di kabupaten Lombok Utara, BNPB mencatat korban jiwa telah mencapai 131 orang, Luka Berat 1.477 Orang, lebih dari 42.239 rumah warga dan 458 sekolah rusak. Diperkirakan korban akan terus bertambah mengingat proses evakuasi belum sepenuhnya tuntas.

Gempa yang terjadi akibat pergeserean lempeng bumi tersebut sontak menjadi perhatian masyarakat Indonesia, Para relawan terus berdatangan dari luar Pulau Lombok untuk ikut serta membantu penangan korban bencana Gempa Bumi yang terjadi di Pulau Lombok. Tentunya kehadiran mereka sangat berarti bagi seluruh warga dan masyarakat Provinsi NTB khususnya para korban. Dinas Kesehatan Provinsi NTB selaku koordinator penanganan korban bencana gempa Lombok terus-menerus berkoordinasi dengan relawan baik dari Daerah NTB sendiri maupun dari luar Daerah. Hal ini ditujukan untuk mengakomodir kebutuhan Tenaga Medis, bahan habis pakai serta obat-obatan untuk di salurkan ke pos-pos penanganan medis korban gempa. Sampai saat ini beberapa tim sudah teregistrasi pada Dinas Kesehatan Provinsi NTB diantaranya :

  1. Tim RS Sanglah 
  2. Tim Unair
  3. Tim Jogja (UGM dan Sarjito)
  4. Tim UNS I (RS MOEWARDI)
  5. Tim UNS II (RS MOEWARDI)
  6. Tim UNPAD
  7. Tim Rumah Zakat
  8. Tim BSMI
  9. Tim BBTKL
  10. Tim Pkm. Batu Jangkih
  11. Tim Pkm. Praya
  12. Tim Unram I
  13. Tim Unram II
  14. Tim Unizar 
  15. Tim Unibraw
  16. Tim PPNI Jawa Timur
  17. Tim Dinkes Kab. Bima
  18. Tim MDMC Semarang
  19. Tim MDMC PKU Bantul
  20. Tim RS Wahidin Makassar
  21. Tim RS PMI Bogor
  22. Tim PMI Kota Solo
  23. Tim PMI DKI
  24. Tim KSB RSUD ASY SYIFA
  25. Tim RS Kariadi
  26. Tim UNHAS Makassar
  27. Tim Unismu Makassar
  28. Tim RS Ponorogo
  29. Tim KKP Surabaya
  30. Tim KKP Denpasar
  31. Tim KKP Probolinggo
  32. Tim PAPDI MEDICAL RELIEF
  33. Tim RSUD Bima
  34. Tim RS Sondosia
  35. Tim DPD PPNI Kab. Bima
  36. Tim RS Kri Soeharso
  37. Tim Terapung Unair

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Visit Us On TwitterVisit Us On Facebook