Kunjungan Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI ke Dinkes Provinsi NTB

Resistensi Anti Mikroba atau Anti Microbial Resistance (AMR) merupakan suatu persoalan yang mulai menjadi isu kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Resistensi antimikroba terjadi ketika mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur dan parasit mengalami perubahan sehingga obat-obatan yang digunakan untuk menyembuhkan infeksi yang ditimbulkan mikroorganisme ini menjadi tidak efektif karena mikroorganisme semakin sukar untuk disembuhkan.

Untuk itu, dalam rangka Kegiatan Pertemuan Antimicrobial Resistance (AMR) atau Resistensi Antimikroba, Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian Kemenkes RI, Dina Sintia Pamela, S.Si.,Apt.,M.Farm., berkunjung ke Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Selasa (05/07), dan disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan kunjungan ke Instalasi Farmasi yang didampingi oleh Kepala Bidang SDK dan Kasi Farmasi, MakMin  dan Alkes, untuk melihat sarana penyimpanan dan tata kelola ketersediaan obat publik serta vaksin.

Selanjutnya dilakukan pembahasan terkait pemenuhan ketersediaan SDM tenaga Apoteker, khususnya di setiap Puskesmas di Kabupaten/Kota.

Kegiatan ini diakhiri dengan kunjungan ke Dinas Kesehatan Kota Mataram (Instalasi Farmasi Kota Mataram) dan Puskesmas Tanjung Karang.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *