Orientasi Kesehatan Kerja dan Olahraga Tingkat Provinsi NTB Tahun 2019

Jumlah pekerja informal di Nusa Tenggara Barat mencapai 70% dari jumlah penduduk. Mereka bekerja di berbagai bidang seperti petani, nelayan, industri RT, bengkel, tukang bangunan, pedagang kecil, ojek dll. Mereka rentan mengalami gangguan kesehatan akibat pekerjaannya. Pendidikan rendah, miskin, status gizi, tidak ada jaminan kesehatan dll menjadi masalah bak benang kusut menyelimuti mereka. Atas dasar itulah,perlu pemberdayaan dari petugas kesehatan puskesmas terkait kesehatannya melalui Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK). Untuk meningkatkan kemampuan pengelola program Kesehatan Kerja dan Olahraga tingkat kabupaten dan puskesmas dalam memberdayakan, membina dan memberikan pelayanan kesehatan kepada pekerja informal, Dinas Kesehatan Provinsi NTB melakukan orientasi kesehatan kerja dan olahraga kepada mereka. Orientasi dilaksanakan di Hotel Lombok Plaza Mataram dengan peserta 30 orang dari kabupaten/kita dan perwakilan puskesmas se-NTB. Selama 4 hari peserta diberikan materi tentang kebijakan kesehatan, Pos UKK, Pelayanan Kesehatan bagi Pekerja Informal dll oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Harapannya setelah orientasi ini,mereka lebih aktif dan profesional mengembangkan Pos UKK bagi pekerja informal sehingga kesehatan pekerja meningkat dan penyakit akibat kerja maupun kecelakaan kerja menurun.

Dokumentasi Kegiatan :

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Visit Us On TwitterVisit Us On Facebook