Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Pengelolaan Vaksin dan Logistik Yang Optimal Dukung Pelayanan Vaksinasi di Masyarakat

Pandemi Covid-19 Dunia termasuk di Indonesia  masih berlangsung, walaupun kondisi sudah terkendali sehinga walaupun dalam kondisi terkendali tetap diperlukan upaya kerja keras kita bersama dalam melaksanakan Pengendalian Covid-19. Perkembangan Covid-19 di Provinsi NTB untuk tetap menjaga kondisi yang terkendali. Data sampai dengan tanggal 27 Maret 2022  jumlah positif Covid-19 sebanyak 35.849 orang, jumlah  meninggal sebanyak : 990 orang (CFR  2.76%  dibawah 3%), jumlah yang sudah sembuh sebanyak : 34.779 orang (97,01% diatas 95%) dan jumlah yang masih memerlukan perawatan sebanyak : 80 orang (0.22% dibawah 1%).

Upaya pengendalian pandemi covid-19 dengan tetap mengedepankan pengetatan Prokes 5M dan mengoptimalkan Skrening, Tracing, Testing, Treatment, dan tetap mensukseskan percepatan Vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi Covid-19 merupakan upaya strategis dalam pengendalian Covid-19 untuk dapat menurunkan kematian dan kesakitan Covid-19 di Masyarakat. Vaksinasi Covid-19 diperlukan untuk menumbuhkan kekebalan kelompok dalam masyarakat sehingga dapat mencegah penularan covid-19 di masyarakat.

Suksesnya pelaksaaan vaksinasi di masyarakat sangat tergantung juga dengan pengelolaan manajemen Vaksin dan Logistik pendukung lainnya. Pada hari ini di tingkat Provinsi akan dilakukan penyerahan pengelolaan manajemen vaksin dan dan logistik pendukung dari Bidang P2P ke Bidang SDK yaitu dari Seksi Surveilans Epidemiologi, Imunisas dan Kesehatan Bencana ke Seksi Farmasi. Koordinasi antara Program Imunisasia dan Farmasi terus dapat dilakukan dan dioptimalkan,  Dengan pengelolaan manajemen vaksin dan logistik pendukung ke Seksi Farmasi di tingkat Provinsi maka seluruh Kab/Kota dan tingkat Provinsi NTB sudah melakukan pengalihan pengelolaan manajemen Vaksin dan logistik pendukung ke Seksi Farmasi.  Dengan pengelolaan vaksin dan logistic pendukung yang optimal diharapkan dapat mendukung pelayanan vaksinasi pada masyarakat.

Untuk itu Dinas Kesehatan Provinsi menyelenggarakan Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat selama tiga hari mulai tanggal 27 s/d 29 Maret 2022 di Hotel Grand Legi Mataram.

Peserta pertemuan ini terdiri dari Perwakilan dari Direktorat Imunisasi Kemenkes RI, Ketua KOMDA KIPI NTB, Kepala Bidang P2P, Kepala Seksi Imunisasi  dan Pemegang Program Imunisasi dan Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se NTB dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsni NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM. MARS.

Dalam sambutanya beliau menyampaikan bahwa cakupan Vaksinasi Covid-19 Provinsi NTB sampai dengan 27 Maret 2022 berdasarkan laporan manual harian Kabupaten/Kota adalah sbb:

  1. Dosis I sebanyak  3.799.928 orang (97,17 % )
  2. Dosis II sebanyak  3.272.962 orang (83,69 %)
  3. Dosis III  sebanyak   258.321 orang ( 6.80 %)
  4. Anak Dosis I sebanyak 465.921 orang (79,22 %)
  5. Anak Dosis II sebanyak 378.273 orang (64.32 %)

Berdasarkan data cakupan tersebut, menunjukkan rata-rata capaian Provinsi NTB cukup menggembirakan baik dosis I maupun dosis II, dan di tingkat Nasional masuk dalam 10 besar, meskipun di beberapa Kabupaten/Kota perlu lebih optimal lagi dalam pencapaian cakupan vaksinasi khususnya yang belum mencapai 80% pada Dosis II yaitu Kabupaten Lombok Barat 78.02% dan Kabupaten Sumbawa 78,13%.

Penggunaan capaian dosis II Lansia >60 % untuk penentuan  lavel asesment kondisi pandemi masing kabupaten/kota mengharuskan Kab/Kota yang belum memcapai 60% untuk segera dalam melakukan inovasi percepatan vaksinasi dosis II pada Lansia yaitu Kota Mataram, Lombok Timur, Lombok Barat, Kota Bima, Sumbawa masih berada pada kondisi sedang.

Beliau menyampaikan ucapan terimakasi kepada Kabupaten/Kota yang sudah kondisi memadai untuk capaian Lansia Dosis II yaitu  Sumbawa Barat, Lombok Utara, Dompu, Lombok Tengah dan Kabupaten Bima  untuk itu Kepala Dinas Kesehatan .

Beliau juga menekankan agar koordinasi antara tim Kab/Kota, Tim Kecamatan dengan keterpaduan TNI, POLRI, OPD, Organisasi masyarakat dan semuan sektor terkait terus dapat dilakukan khususnya dalam penggerakan sasaran ditingkat lapangan. Ucapan terimakasi juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB kepada seluruh Narasumber baik dari Pusat maupun dari Provinsi beserta seluruh panitia yang telah menyiapkan Pertemuan ini dengan baik.

Editor : Reny

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.