Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Pertemuan Orientasi Pengendalian Rabies Melalui Pendekatan One Health Di NTB

Pertemuan Orientasi Pengendalian Rabies Melalui Pendekatan One Health Di NTB diselenggarakan pada hari Selasa s/d Jumat tanggal 19 s/d 22 Maret 2019 di Sumbawa. Pertemuan ini dihadiri oleh Pusat, Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Kesehatan, RS Umum Daerah, Puskesmas di 10 Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk melakukan eliminasi rabies baik manusia dan hewan melalui pendekatan multisektoral dalam pendekatan One Health.

Rabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Lyssa yang menginfeksi sistem saraf pusat pada manusia dan hewan berdarah panas. Penularan rabies adalah dari hewan ke manusia melalui gigitan hewan. WHO melaporkan bahwa anak-anak di bawah usia 15 tahun memiliki paparan rabies yang lebih tinggi, dan sebagian besar paparan berasal dari anjing. Kematian manusia yang disebabkan oleh rabies diperkirakan 59.000 kasus setiap tahun di lebih dari 150 negara, dengan 95% kasus terjadi di Afrika dan Asia.

 
Provinsi Nusa Tenggara Barat secara historis adalah salah satu daerah bebas rabies, namun pada Januari 2019 dilaporkan wabah rabies di Kabupaten Dompu. Menurut laboratorium hewan (BBVet) spesimen anjing terkonfirmasi positif rabies. Hingga Januari 2019, ratusan manusia digigit anjing dan dilaporkan 6 orang meninggal. Kabupaten Dompu saat ini dinyatakan wabah rabies oleh bupati.

Banyak upaya telah dilakukan oleh sektor manusia dan hewan dalam mengendalikan kasus rabies seperti investigasi terpadu, vaksinasi pada manusia dan hewan, kampanye rabies, dll. Komitmen dari pemerintah daerah dan provinsi, sumber daya yang memadai, dan program pengendalian rabies yang terencana dengan baik adalah kunci untuk eliminasi rabies. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan yang didukung oleh WHO akan melakukan orientasi tentang pengendalian rabies dalam pendekatan One Health bagi petugas kesehatan di Kabupaten Dompu dan sekitarnya

Output yang diharapkan dari Pertemuan Orientasi Pengendalian Rabies Melalui Pendekatan One Health Di NTB adalah Penguatan komitmen pemerintah pada program pengendalian rabies. Peningkatan koordinasi multi-sektoral antara kesehatan masyarakat dan sektor kesehatan hewan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk deteksi dini dan respons terhadap penyakit rabies. Kemudian, Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan tentang manajemen kasus gigitan terpadu. Serta Peningkatan laporan surveilans kasus gigitan hewan penular rabies.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.