Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Pertemuan Peningkatan Kapasitas Petugas Cold Chain Di Provinsi NTB Tahun 2019

Pertemuan Peningkatan Kapasitas Petugas Cold Chain di NTB diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Prov. NTB selama satu minggu mulai dari tanggal 17 Maret sampai tanggal 23  Maret tahun 2019 di Mataram. Pertemuan ini diikuti oleh sekitar 24 orang yang terdiri dari 20 orang peserta kabupaten/kota (masing-masing 2 orang setiap Kab./Kota) dan empat orang dari provinsi.  Pertemuan Peningkatan Kapasitas Petugas Cold Chain ini sangat penting dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kapasitas petugas imunisasi khususnya  petugas cold chain dalam menjaga mutu dan kualitas vaksin sesuai standard.

Imunisasi merupakan upaya pelayanan kesehatan dasar  yang memegang peranan penting dalam menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian bayi. Upaya pelayanan imunisasi dilakukan secara rutin dan tambahan dengan tujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi     (PD3I). Tujuan tersebut dapat tercapai bila ditunjang dengan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, Pedoman, sistem pelaporan dan ketersediaan  logistik yang memadai serta cold chain yang sesuai standar.

Salah satu kebijakan program imunisasi dalam upaya memberikan pelayanan imunisasi yang bermutu adalah penanganan rantai vaksin secara khusus sejak di produksi dipabrik hingga dipakai diunit pelayanan. Vaksin adalah produk biologis yang sangat mudah rusak dan kehilangan potensi bila tidak dikelola dengan benar. Peralatann rantai vaksin sangat menentukan potensi vaksin selama penyimpanan maupun transportasi.

Pada beberapa daerah yang sulit perlu adanya Sumber Daya Manusia yang mampu untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan terdapat tempat penyimpanan vaksin diwilayah kerja masing-masing disamping penataan vaksin secara benar. Melihat hal tersebut maka perlu dilakukan peningkatan kapasitas petugas cold chain di Provinsi NTB.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.