Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Pusat Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Massal di NTB

Kunjungan Kerja Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI dalam rangka Pemantauan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Masal di NTB, Rabu (10/3/2021) yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Desentralisasi Kesehatan Kementerian Kesehatan/Plt. Kabadan PPSDMKes Dr. Kirana Pritasari, M.QIH., Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan dr Andi Saguni, MA., dan Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Drs. Bayu Teja Muliawan, SH., M.Pharm., MM., Apt.

Rombongan Kementerian Kesehatan RI beserta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB ; dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., MARS dan  Asisten III ; dr. Hj. Nurhandini Eka Dewi., Sp.A., MPH, tiba di BIZAM (Bandara International Zainuddin Abdul Majid) pada pukul 08.50 WITA, disambut oleh Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi NTB, KKP, Direktur Poltekkes Kemenkes RI Mataram di Ruang VIP BIZAM.

Selanjutnya rombongan bertolak ke Kantor Gubernur Provinsi NTB, diterima oleh Wakil Gubernur Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. Pada kesempatan tersebut Wagub menyampaikan bahwa proses vaksinasi di NTB berjalan baik, dan seiring waktu animo masyarakat tentang vaksinasi semakin tinggi. Masyarakat tampaknya mulai menyadari pentingnya vaksinasi Covid-19 untuk mencegah penularan virus, kata Wagub.

Acara dilanjutkan dengan pemantauan pelaksanaan vaksinasi masal di Gedung Graha Bakti Praja. Pada kesempatan tadi, Dr. Kirana panggilan akrab dari Staf Ahli Bidang Desentralisasi Kementerian Kesehatan RI mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 merupakan bagian dari strategi pengendalian Covid-19, diantaranya adalah tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas), melaksanakan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) dan terakhir adalah upaya vaksinasi untuk menimbulkan kekebalan kelompok (Herd Imunity). Lebih lanjut, Kirana juga menegaskan dengan kerjasama seluruh pihak terkait dalam melaksanakan vaksinasi diharapkan dapat menyelesaikan vaksinasi dengan cepat. 

“Pelaksanaan vaksinasi tahap satu sudah lengkap di Provinsi NTB,  dilanjutkan dengan pelaksanaan vaksinasi tahap kedua dengan sasaran pelayanan publik dan lansia. Kami berharap vaksinasi dapat berjalan dengan cepat, tidak hanya di provinsi tapi juga di kabupaten, sehingga masyarakat dapat beraktivitas lebih luas tanpa ada batasan”, ucap Dr. Kirana.

Lanjutnya, untuk alokasi jumlah vaksin yang didistribusikan sesuai dengan yang sudah ditetapkan, jika Provinsi NTB cepat melaksanakan vaksinasi, maka akan lebih cepat dikirimkan vaksin berikutnya. Jika ada kebutuhan tambahan vaksin, maka segera meleporkan ke pusat, kata Dr. Kirana dihadapan seluruh yang hadir.

Dr. Kirana juga menjelaskan, bahwa untuk vaksinasi lansia boleh dilakukan jika pada screening lansia tidak memiliki penyakit comorbid atau meskipun memiliki penyakit comorbid tidak lebih dari 5 (dari 11 penyakit kronis/comorbid), kemudian pada test kerentanan tidak memiliki kesulitan naik tangga, tidak mudah mengalami kelelahan, tidak mengalami kesulitan berjalan 100 – 200 meter, serta tidak mengalami penurunan berat badan yang signifikan, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB Dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., MARS., mengatakan dengan semakin cepat melaksanakan proses vaksinasi maka proses vaksinasi di Provinsi NTB akan cepat selesai. Pada pelaksanaan vaksinasi Tahap dua ini, targetnya yang 3000 sasaran selebihnya diarahkan ke fasilitas kesehatan yang tersedia.

Dengan saling membantu dan kerja sama yang lebih baik antar pihak terkait, akan dapat mempercepat proses vaksinasi, harap Dr. Fikri.

Selesai melakukan pemantauan proses vaksinasi di Gedung Graha Bakti Kantor Gubernur, rombongan bergerak ke Polda NTB yang di sambut oleh Kabid Dokkes Polda NTB dr. Erwin Zainul Hakim., MARS., M.H.Kes., dan Direktur RSUD Bhayangkara dr. Komang Tresna., Sp.OG. kemudian langsung dilakukan pemantauan pelaksanaan vaksin di lapangan tenis Polda NTB. 

Selanjutnya rombongan bertolak ke Korem, disana rombongan disambut oleh Danrem 162/ Wirabakti Brigjen TNI A. Rizal Ramdani., S.Sos., SH., M.han, dilanjutkan langsung dengan pemantauan proses vaksinasi masal yang bertempat di Aula Sudirman Makorem.

Pada kesempatan ini Danrem 162/Wirabakti menyampaikan bahwa Korem sangat mendukung Pemerintah Pusat untuk melaksanakan proses vaksinasi dan sudah dibentuk batalyon vaksinator untuk membantu pelaksanaan vaksinasi di masyarakat. Rangkaian terakhir dari pemantauan vaksinasi di Provinsi NTB adalah pelaksanaan vaksinasi di RSUD Provinsi NTB.  Rombongan diterima langsung oleh Plt. Direktur RSUD Provinsi NTB, kemudian dilanjutkan dengan pemantauan proses vaksinasi bagi lansia yang dilaksankan di RSUD Provinsi NTB.  Dan kegiatan terakhir dari rangkaian kunjungan ini adalah melaksanakan kunjungan ke Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) Provinsi NTB.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.