Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Seksi Promkes Laksanakan Monev Program Posyandu dan Kesjaor

Pk. 08.45 Wita, rombongan Monev Promkes Dinas Kesehatan Provinsi NTB berangkat dari kantor menuju Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat. Sesampai Disana, disambut oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat H.M. Abdulah, M.Qih dan Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dikes Lobar Wine Frida, SKM.

Beberapa saat kemudian berlangsung diskusi terkait evaluasi dan progress Program Posyandu serta program Kesehatan Kerja dan Olah Raga untuk wilayah kerja Kab. Lombok Barat. Setelahnya, rombongan monev Dikes Provinsi dengan didampingi oleh rombongan dari Dikes Lobar menuju Puskesmas Gerung.

Pk. 09.30 rombongan sampai di Puskesmas Gerung dan disambut langsung Kepala Puskesmas dr. Qudusiyah Fahriati. Dari hasil diskusi, diketahui Puskesmas Gerung Lombok Barat memiliki 50 posyandu, dan 10 diantaranya merupakan Posyandu Keluarga. Puskesmas Gerung sendiri melaksanakan posyandu pada 4 lokus setiap harinya. Di Desa Kebon Ayu semua Posyandu telah menjadi Posyandu Keluarga, dan terintegrasi dengan Bank Sampah. Masyarakatnya telah mengolah sampah plastik sehingga menjadi barang yang mempunyai nilai jual.

Lebih lanjut, dr. Ati panggilan akrab Kapus Gerung menyampaikan beberapa program, baik yang telah berlangsung maupun yang belum dilaksanakan, salah satunya adalah program skrening awal kesehatan calon Haji untuk wilayah Gerung sudah di mulai. Bagi seluruh karyawati Puskesmas Gerung akan segera dilaksanakan tes IVA, dan yang akan melaksanakan adalah petugas kesehatan (bidan) dari Puskesmas Gerung sendiri. Untuk Tes Kebugaran karyawan/karyawati belum dijadwalkan, karena masih menunggu anggaran, ujarnya lebih lanjut.

Setelah dari Puskesmas Gerung, rombongan monev berangkat menuju Dusun Menang. Kepala Lingkungan Menang Kelurahan Gerung Selatan H. M. Ruhul Iman menyambut hangat kedatangan rombongan.
Dalam kunjungan tersebut, Haji Ruhul panggilan akrab Kepala Lingkungan Menang yg sudah 2(dua) tahun menjabat sebagai Kepala Lingkungan tersebut, menyatakan bahwa sangat merasakan banyak manfaat setelah program posyandu keluarga dijalankan. Salah satunya adalah, memudahkan seluruh lapisan warganya, baik yang bayi hingga lansia bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan, maupun pelayanan kesehatan sederhana. Sehingga baik bayi maupun lansia tidak perlu jauh-jauh harus ke puskesmas untuk memeriksakan diri secara rutin, yakni 1 bulan sekali.

Dari pengamatan langsung oleh rombongan monev, juga diketahui antusias warga sangat tinggi untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan di posyandu Cempaka tersebut. Koordinasi antara petugas, kader dan warga nampak berjalan sangat baik. Ketua Kader Posyandu Cempaka; Rabitah menjelaskan bahwa saat ini terdapat 5 orang kader posyandu. Jumlah tersebut untuk saat ini dirasakan cukup, namun kedepan Rabitah akan menggandeng remaja desa untuk melengkapi jumlah kader sesuai kebutuhan Posyandu Keluarga, yakni 8 (delapan) orang per Posyandu Keluarga. Lebih lanjut Rabitah menjelaskan di Kelurahan Gerung Selatan sendiri terdapat 6 Posyandu, dan 1 Posyandu sudah menjadi Posyandu Keluarga, yakni Posyandu Cempaka di Lingkungan Menang, yang pelaksanaannya baru mulai pagi ini.

Dari kunjungan tersebut, rombongan monev Promosi Kesehatan Dikes Provinsi NTB yang dipimpin oleh Ida Ayu Kartini Tiyasa, S.Sos. selaku Kepala Seksi menyampaikan pesannya, bahwa Posyandu Cempaka yang saat ini baru memulai pelaksanaan Posyandu Keluarga, dinilai sudah cukup baik pelaksanaannya. Posyandu dengan strata Purnama tersebut, kedepan dapat ditingkatkan menjadi Posyandu Mandiri antara lain dengan menggandeng atau mengintegrasikan Posyandu dengan Bank Sampah. Sampah bisa menjadi jimpitan di posyandu dan dibayar oleh bank sampah. Posyandu dapat juga menjadi mandiri apabila masyarakat berkontribusi dalam kegiatan operasional posyandu berupa jimpitan beras ataupun hasil usaha bersama. Tentunya hal ini dapat dilaksanakan secara bertahap. Saat ini yang terpenting masyarakat antusias untuk datang ke Posyandu, itu sudah bagus, ujar Ida Ayu Kartini.

Pk. 11.00 Wita, rombongan kemudian meninggalkan lokasi Posyandu Cempaka menuju Puskesmas Suranadi, dan disana diterima langsung oleh Kapus Surandi H. Nasri, SKM beserta staf pemegang program Promkes. Dalam kesempatan tersebut, Haji Nasri menyampaikan, saat inu wilayah kerja Puskesmas Suranadi memiliki 5 Desa dengan 33 posyandu dan satu diantaranya telah menjadi Posyandu Keluarga.

Dalam kesempatan itu pula Ida Ayu Kartini menyampaikan masukannya terkait program kebugaran anak sekolah. Bahwa agar kegiatan tes kebugaran anak sekolah tidak mengalami kendala saat pelaksanaannya, agar saling berkoordinasi dan terintegrasi antara pengelola program UKS, Kesjaor dan Promkes mengingat output yg diharapkan adalah sama, yakni terwujudnya siswa yang sehat dan bugar.

Disarankan juga agar pelaksanaan Survey Mawas Diri (SMD) dan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) tetap dilaksanakan, sebagai dasar menyusun perencanaan Desa. SMD dan MMD yang merupakan salah satu kegiatan Desa Siaga juga merupakan persyaratan untuk akreditasi Puskesmas. Puskesmas diharapkan dapat mengembangkan lagi program Desa Siaga. Demikian beberapa hal yg terkait dengan monev Posyandu Keluarga dan Kesjaor di kab. Lobar hari ini, semoga bermanfaat

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.