Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Sosialisasi Prioritas Pemanfaatan Dana Desa Tahun 2019

Dana Desa (DD) merupakan salah satu sumber APBDes yang dimaksudkan untuk mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Prioritas pemanfaatan dana desa diutamakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, perekonomian dan infrastruktur.

Khusus di bidang kesehatan, kapasitas kepala desa beserta aparaturnya dalam memahami masalah kesehatan di desa masih lemah. Padahal pemahaman ini menjadi dasar merumuskan kebutuhan kesehatan yang perlu didukung dari anggaran desa. Hal ini bisa dimaklumi karena backround kepala desa dan aparaturnya bukan dari kesehatan.

Atas dasar itu, Dinas Kesehatan Provinsi NTB melaksanakan Sosialisasi Prioritas Dana Desa di Bidang Kesehatan di 8 Kabupaten di NTB. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman kepala desa tentang masalah kesehatan, pemberdayaan masyarakat desa di bidang kesehatan dan kewenangan desa di bidang kesehatan serta menggalang komitmen kepala desa untuk mengalokasikan dana desa untuk peningkatan kesehatan bagi masyarakat desa. Pertemuan ini dihadiri oleh 20 kepala desa di setiap kabupaten.

Dalam pertemuan ini para kades diberikan pemahaman tentang pentingnya kesehatan bagi masyarakat desa sebagai modal, kondisi terkini masalah kesehatan dan ancaman di masa yang akan datang. Difasilitasi oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dinas Kesehatan Kabupaten dan Dinas PMD kabupaten, terjadi diskusi yang hangat dan menarik. Bahkan ada beberapa kades yang bertanya apa kontribusi Pemerintah Provinsi NTB ke desa. Meski demikian, semua kepala desa berkomitmen mendukung kesehatan karena kesehatan merupakan kebutuhan dasar semua warga desa.

Salah seorang kepala desa menyatakan “jangan ragukan komitmen kepala desa kepada kesehatan. Tidak ada kades yang mau warganya sakit”. Bahkan ada kades yang mengeluarkan dana pribadi utk membantu warga yang sakit dan menggunakan mobil pribadinya untuk merujuk warga yang sakit. Untuk melengkapi pemahaman, para kades diberikan menu kesehatan sebagai penjabaran dari Permendes No.16/2018 tentang prioritas pemanfaatan dana desa tahun 2019. Pada akhir pertemuan lahir kesepakatan: pemerintah desa mengalokasikan minimal 10% dana desa untuk kesehatan, dinas kesehatan dan jajarannya aktif memfasilitasi dan membimbing pemerintah desa terkait kesehatan, melibatkan bidan desa saat musrenbangdes, menghidupkan kembali desa siaga, kebutuhan kesehatan terkait dana desa agar dimasukkan dalam Perbup tentang dana desa, dan meningkatkan kampanye PHBS dan GERMAS di masyarkat desa. Komitmen ini akan ditindaklanjuti oleh semua kades yang hadir.

Dokumentasi Kegiatan :

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.