Upaya Menekan AKI dan AKB oleh Dinkes Prov NTB

Di Indonesia khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi salah satu permasalahan yang mendapat perhatian pemerintah saat ini, dimana AKI dan AKB di daerah ini masih tinggi.

Tingginya Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Provinsi Nusa Tenggara Barat sangat dipengaruhi oleh minimnya pengetahuan masyarakat tentang proses kehamilan, serta sulitnya akses kesehatan di daerah-daerah tertentu terutama di daerah-daerah terpencil.

Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Seksi Kesehatan Keluarga terus menerus berupaya menekan AKI dan AKB melalui peningkatan Sumber Daya Petugas Kesehatan maupun Fasilitas Kesehatan.

Melalui Pertemuan Penyeliaan Fasilitatif Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir yang di selenggarakan pada bulan September 2020, Dinas Kesehatan Provinsi NTB melalui Seksi Kesehatan Keluarga ingin memastikan Pengelola Program Kesehatan dapat melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan terkait Penyeliaan Fasilitatif sehingga dapat memberikan layanan kesehatan sesuai standar kepada masyarakat di 10 Kabupaten/Kota di Provinsi NTB.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Visit Us On TwitterVisit Us On Facebook