Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Visitasi Penilaian Wahana Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) di RS Harapan Keluarga, Puskesmas Segerongan dan Puskesmas Labuapi

Provinsi NTB akan menambah wahana baru untuk pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia di RS Harapan Keluarga, Puskesmas Sigerongan dan Puskesmas Labuapi. Hal ini mengingat semakin meningkatnya kebutuhan wahana sebagai tempat pemahiran dan pemandirian dokter baru untuk menjadi dokter yang professional, untuk melakukan praktik Kedokteran dengan pendampingan, sesuai SKDI/Standar Kompetensi Dokter Indonesia) untuk menjadikan sosok Dokter yang Profesional.

Wahana Program Internsip Dokter adalah fasilitas pelayanan kesehatan (rumah sakit, dan Puskesmas)  yang digunakan untuk kegiatan praktik dokter internsip dan telah memenuhi persyaratan/kriteria sebagai tempat pelaksanaaan Program Internsip Dokter,  yang telah ditentukan oleh KIDI (Komite Internsip Dokter Indonesia) Pusat.

Untuk itu perlu dilakukan penilaian wahana internsip bertujuan untuk menjamin mutu wahana tempat pelaksanaan internsip Dokter Indonesia dengan menggunakan pedoman/acuan agar terjamin objektifitasnya, untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sehingga diharapkan dapat mengendalikan luaran peserta Internsip Dokter Indonesia.

Oleh karena itu KIDI Pusat, KIDI Provinsi NTB, Sekretariat PIDI Pusat dan Sekretariat PIDI Provinsi yang berada di Bidang SDK Dinas Kesehatan Provinsi NTB melaksanakan visitasi/penilaian ke RS Harapan Keluarga, Puskesmas Sigerongan dan Puskesmas Labuapi pada hari Selasa, 14 Juni 2022.

Penilaian kelayakan wahan internsip dilaksanakan berdasarkan suatu kriteria yang disusun antara KIDI dengan para pemangku kepentingan terkait yang akan menilai kesiapan dan kemampuan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk digunakan sebagai wahana internsip. Kriteria penilaian meliputi kelengkapan dokumen yang dinilai untuk wahana PIDI meliputi  ada atau tidaknya profil RS/Puskesmas, laporan kinerja RS/Puskesmas 2 tahun terakhir, keberadaan izin  serta kesediaan pimpinan RS/Puskesmas untun menerima peserta internsip.  Hasil penilaian kemudian akan divisitasi dan direkomendasikan kepada KIDI Pusat untuk dimintakan ijinnya ke Kementerian Kesehatan.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.