Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Workshop Evaluasi Pelaksanan Program Gizi di Provinsi NTB

Upaya penurunan prevalensi masalah gizi (stunting) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan. Berdasarkan Riskesdas  2018, NTB memiliki angka stunting sebesar 33,49%. Menurut pemantauan dalam tiga tahun terakhir, perkembangan stunting di NTB menunjukkan tren positif berdasarkan laporan e-PPGBM 10 Kabupaten/Kota Provinsi NTB bulan Oktober 2021,  presentase balita stunting turun ke 21,48%, namun berdasarkan laporan yang sama masih ada kasus gizi buruk dan gizi kurang (23.655 balita wasting).

Melalui Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB, UNICEF Indonesia telah mendukung program gizi di provinsi NTB melalui beberapa program output diantaranya yaitu :

  1. Pencegahan kekurangan gizi (stunting) pada anak usia dini
  2. Pencegahan dan tata laksana gizi buruk terintgrasi (PGBT)
  3. Gizi ibu dan remaja
  4. Pelaksanaan gizi dalam masa tanggap darurat bencana

Berbagai kegiatan telah dilakukan pada keempat output yang ada termasuk peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan orientasi, uji-coba/ inisiasi permodelan pendekatan baru, dan pertemuan koordinasi/evaluasi yang melibatkan stakeholder dan masyarakat dari tingkat provinsi, kabupaten, puskesmas, posyandu keluarga dan keluarga serta guru (Sekolah/Madrasah) di kabupaten terpilih.

Terkait dengan masalah gizi UNICEF juga memberi dukungan RUTF (Ready-to-Use Therapeutic) atau makanan terapi khusus bagi anak balita usia 6-59 bulan yang menderita gizi buruk tanpa komplikasi medis melalui layanan rawat jalan, pembagian Pita Lingkar Lengan Atas (LILA) pada bayi dan balita yang digunakan untuk penapisan anak gizi buruk dan pemberian modul pelatihan/orientasi.

Selain itu monitoring bersama juga dilaksanakan untuk melihat secara langsung implementasi program yang didukung bersama tim beberapa OPD terkait termasuk Dinas Kesehatan , Bappeda, TP PKK, DPMPD dan TP – UKS Provinsi NTB.

Pada tahun 2021, Program UNICEF di bidang gizi diimplementasikan melalui kemitraan dengan Perkumpulan Solusi Anak Bangsa (SOBAT) NTB dalam program ”Dukungan bagi Pemerintah Daerah terkait implementasi Program Gizi Ibu, Anak dan Remaja di Provinsi Nusa Tenggara Barat/NTB”, 

Untuk itu Dinas Kesehatan Provinsi NTB menyelenggarakan Pertemuan Workshop Akhir Tahun Program Gizi Provinsi NTB di Hotel Aston Inn yang dibuka oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Siti Rohmi Djalilah,M.Pd dan didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS.

Pada kesempatan tersebut, Ummi Rohmi panggilan akrab beliau menyampaikan bahwa pertemuan evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program Gizi di Provinsi dan Kabupaten/Kota, diskusi bersama stakholder tekait, dalam memetakan  peluang dan strategi yang dapat dikembangkan dalam memperkuat dan meningkatkan cakupan layanan program gizi di Kabupaten/Kota serta diskusi bersama membangun kesepakatan draft Road Map/Peta Jalan program dan rencana tindaklanjut program Gizi di Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Beliau juga menyampaikan bahwa Permasalahan Kesehatan di NTB sebagian besar itu merupakan masalah mengenai edukasi, kurangnya pemahamanan mengenai masalah stunting, beredarnya hoax hingga ketidakpedulian masyarakat tentang bahayanya pernikahan dini dan masih banyak yang lainnya. “Di sinilah kami berani membuat program Revitalisasi Posyandu agar anak cucu kita dapat merasakan dampaknya dimasa depan nanti” tegas beliau.

Ummi Rohmi juga berharap Posyandu Keluarga di tahun 2022 bisa meningkatkan kualitasnya menjadi lebih baik dalam menjawab semua permasalahan kesehatan di tingkat dusun.

Pada kesempatan yang sama,  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS menyampaikan terimakasih kepada seluruh  staf Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan stakeholder yang telah membantu terwujudnya Posyandu Keluarga hingga 100 % di NTB.

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri oleh Asisten 1 Setda Provinsi NTB, Perwakilan UNICEF Bidang Kesehatan Daerah NTB dan NTT, Seluruh Perwakilan Dinas Kesehatan dan Bappeda Kabupaten/Kota di NTB dan beberapa unsur perguruan tinggi.

Penulis : Deasy Mariyani, SKM.,M.Kes

Editor : Reny Yuli Aspiani, S.Kep.Ns., M.Pd

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.