Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Perempuan Lewat Gerakan Perempuan Sehat Produktif
Dinas Kesehatan Provinsi NTB menggelar Pertemuan Orientasi Gerakan Perempuan Sehat Produktif untuk meningkatkan Kesadaran Kesehatan Perempuan pada Senin (28/7). Kegiatan ini juga sebagai respons atas tren peningkatan penyakit tidak menular (PTM) yang dalam satu dekade terakhir terus menunjukkan angka signifikan. Hal ini menjadi indikator bahwa beban pembiayaan terhadap penyakit dengan risiko tinggi (high-cost diseases) juga semakin meningkat.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB menyampaikan bahwa tantangan utama saat ini bukan hanya mengobati yang sakit, tetapi menjaga agar yang sehat tetap sehat. Kesehatan bukan hanya soal fisik, tetapi juga mencakup kesehatan psikis dan lingkungan.
“Data dari Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) menunjukkan bahwa mayoritas peserta pemeriksaan kesehatan berasal dari kelompok perempuan, termasuk di lingkungan kerja. Fakta ini memperkuat pentingnya peran perempuan dalam menjaga derajat kesehatan, mengingat tingkat produktivitas perempuan kini semakin tinggi di berbagai sektor,” ungkap Dr. Fikri. Beliau melanjutkan, perilaku dan lingkungan juga turut memberikan kontribusi hingga 40% terhadap derajat kesehatan seseorang.
Melalui orientasi ini, diharapkan para perempuan mampu menjadi agen perubahan, baik di keluarga maupun di lingkungan kerja, dalam menerapkan gaya hidup sehat dan menciptakan ruang produktif yang sehat secara menyeluruh. -Emp
