Rombongan Dinas Kesehatan Kota Binjai, Sumatera Utara, melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan Provinsi NTB dalam rangka studi tiru program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Kunjungan dilakukan di Aula Bhakti Husada pada Rabu (28/1/26).
Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS., mengungkapkan bahwa NTB berhasil mencapai 5 pilar STBM yang telah diupayakan sejak lama. Capaian 5 pilar STBM mulanya diraih oleh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang kemudian disusul seluruh kabupaten dan kota di NTB.
“STBM di NTB merupakan bagian dari program prioritas kesehatan lingkungan, karena sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat terutama berkaitan dengan penyakit yang bersumber dari lingkungan,” ungkap Dr. Fikri.
“Sumatera Utara dan NTB memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari luas wilayah serta jumlah penduduk, namun tentu pasti ada hal yang bisa dipelajari dan bisa saling berbagi untuk memperkuat program kesehatan di daerah masing-masing,” lanjut Dr. Fikri.
Dr. Fikri berharap, melalui kegiatan ini rombongan dari Dinas Kesehatan Kota Binjai dapat memperoleh gambaran komprehensif dari STBM 5 pilar di NTB, dan bisa turut menerapkan praktik-praktik baik di Kota Binjai.
Studi tiru di Nusa Tenggara Barat akan dilakukan hingga Jum’at (30/1/26). Pasca mengunjungi Dinas Kesehatan NTB, rombongan Dinas Kesehatan Kota Binjai melanjutkan studi tiru ke Puskesmas Kota Mataram. Puskesmas dipilih karena merupakan ujung tombak pelaksana program STBM melalui edukasi dan pendekatan kepada masyarakat tentang perubahan perilaku higienis, verifikasi ODF (Open Defecation Free), dan pembinaan masyarakat.