Welcome to Dinas Kesehatan Provinsi NTB Official Website

(0370) – 621786

Berita

Orientasi Analisis Data Gizi dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting

Orientasi Analisis Data Gizi dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting

Sebanyak 36 peserta dari Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB mengikuti kegiatan Orientasi Analisis Data Gizi dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting. Orientasi dilakukan terkait dengan data program Gizi masyarakat se-NTB. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Lombok Plaza, Mataram, pada 18 hingga 21 Maret 2025.

Kepala Dinas Kesehatan, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS., saat membuka kegiatan menekankan pentingnya data dalam pelaksanaan dan pengawasan program. “Pastikan apakah data yang kita sajikan sudah menjadi representasi realita. Kalau gapnya besar, itu bisa jadi bencana,” ungkap Dr. Fikri.

Dr. Fikri menambahkan, stunting tidak terjadi secara tiba-tiba, namun ada proses serta banyak aspek yang memengaruhi. Seperti aspek lingkungan, pernikahan usia anak/dini, merokok, dan berbagai aspek lain. Penting untuk melakukan analisis data secara tepat agar identifikasi masalah dan pemberian rekomendasi juga tepat. “Pencegahan stunting perlu dimulai dari hulu. Salah satu cara intervensinya dengan pemberian makanan tambahan (PMT),” jelasnya.

Analisis data gizi penting dilakukan dalam upaya percepatan penurunan stunting. Beberapa bentuk kegiatan surveilans gizi yang dilakukan setiap bulan di Posyandu Keluarga yakni melalui pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, mengevaluasi status kesehatan, intervensi melalui pemenuhan nutrisi serta penyebarluasan informasi. Data surveilans yang dikumpulkan harus memenuhi syarat kuantitas dan kualitas sehingga hasil analisis data dapat memberikan gambaran masalah secara tepat.

Dinas Kesehatan menghadirkan 8 (delapan) orang narasumber yang merupakan perwakilan Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes RI dan perwakilan Poltekkes Kemenkes Mataram. Ada pula narasumber dari internal Dinas Kesehatan NTB yakni Kepala Dinas, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ketua Tim Kerja Gizi dan Percepatan Penurunan Stunting, Ketua Tim Kerja Kesehatan Ibu dan Anak, serta Penanggung Jawab program pada Tim Kerja Gizi dan Percepatan Penurunan Stunting.

Selain peserta dari kabupaten/kota, kegiatan juga diikuti peserta provinsi, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Lintas sektor dan program terkait, serta Organisasi Profesi. Seluruh peserta merupakan penanggung jawab/pengelola program Gizi, Kesehatan Ibu & Anak (KIA), Kesehatan Usia Sekolah & Remaja (Usekrem).