Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat akses layanan kesehatan masyarakat, salah satunya melalui pengembangan telemedicine sebagai solusi strategis pelayanan kesehatan. Program ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 tahun 2023, yang mendorong pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan mutu dan pemerataan layanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., MARS., menyampaikan bahwa penerapan telemedicine merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil. Hal ini diungkapkan dalam Launching Pelayanan Kesehatan Telemedicine Provinsi NTB bersama BPJS Kesehatan, Rabu (17/12), yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-67 Provinsi NTB.
“Ini adalah ikhtiar untuk pendekatan akses layanan kesehatan. NTB mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri sebagai provinsi dengan kategori finansial sedang dan memperoleh penghargaan terbaik se-Indonesia dalam peningkatan akses layanan kesehatan,” ungkap Dr. Fikri.
Pelayanan kesehatan melalui telemedicine di Provinsi NTB dilaksanakan melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan secara daring dengan tenaga medis secara aman dan terintegrasi.
Dr. Fikri menambahkan, keberhasilan implementasi telemedicine sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, kritik positif dan masukan yang konstruktif dari masyarakat sangat diharapkan, termasuk terkait pelaksanaan layanan telemedicine di lapangan.
“Telemedicine merupakan bagian dari implementasi teknologi kesehatan yang menjadi salah satu pilar transformasi kesehatan nasional. Masukan dari masyarakat sangat penting agar layanan ini terus disempurnakan dan benar-benar menjawab kebutuhan,” jelasnya.
Melalui penguatan layanan telemedicine, Pemerintah Provinsi NTB berharap dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, meningkatkan efisiensi layanan, serta mewujudkan sistem kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
