Program Interensip Dokter Indonesia (PIDI) adalah harapan untuk perbaikan bagi kerberlangsungan sistem kesehatan khusunya di Indonesia, PIDI merupakan proses mematangkan ilmu kedokteran yang telah di dapatkan di bangku perkulian melalui praktek nyata di lapangan bagi calon dokter yang baru lulus pendidikan kedoterannya. PIDI merupakan program re-registrasi untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai bekal untuk melakukan praktek mandiri di duna kerja. Oleh karena itu PIDI di proyeksikan untuk menjaga kualitas Dokter Indonesia serta meratakan distribusi dokter di daerah-daerah terpencil yang sulit di jangkau.
Pelaksanaan PIDI di Nusa Tenggara Barat hingga saat ini sudah berjalan dengan baik, sudah 4(empat) angkatan PIDI yang sudah berjalan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. dan pada tanggal 15-16 November 2018 Provinsi Nusa Tenggara Barat menerima 107 Orang peserta PIDI angkatan IV (Empat) tahun 2018 dan melepas sebanyak 101 Orang Peserta PIDI ankatan IV (Empat) tahun 2017 yang telah selesai melaksanakan PIDI selama setahun pada wahana-wahana yang telah di tunjuk. Berikut adalah daftar peserta PIDI angkatan IV (Empat) tahun 2017-2018.
DAFTAR PESERTA PIDI ANGKATAN IV TAHUN 2017 YANG TELAH SELESAI MELAKSANAKAN PIDI DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
[table id=153 /]
DAFTAR PESERTA PIDI ANGKATAN IV TAHUN 2018 YANG AKAN MELAKSANAKAN PIDI DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
[table id=154 /]
Serah terima peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia deng Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Baratberlangsung di Hotel Lombok Plaza Mataram. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam hal ini di wakili olek Sekertaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc, Ph.D, Dalam sambutannya beliau merasa bersukur dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah mempercayakan pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kehadiran para calon Dokter yang melaksanakan PIDI di Provinsi NTB sangat membantu pemerintah daerah dalam rangka pemulihan pasca bencana gempa yang menggguncang Pulau Lombok dan Sumbawa beberapa waktu lalu.
Serah Terima Peserta PIDI antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Dengan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat
Pelaksanaan Program PIDI di Provinsi Nusa Tenggara Barat dari tahun ke tahun terus mengalami kemajuan, pada Dokter Pendamping yang menjadi turor bagi para calon dokter yang mengikuti PIDI semkain matang dalam melakukan pendampingan di lapangan berkat pengalaman dari PIDI angkatan sebelumnya. Kondisi tersebut cukup membanggakan walapun sepenhnya seperti yang di targetkan Pemerintah Pusat. Akir kata semoga dengan adanya Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) akan menghasilkan para Dokter yang berkualitas sehingga pelayanan kesehatan bagi rakyat Indonesia akan semakin bermutu.
FOTO BERSAMA