Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., MARS., membersamai kunjungan kerja dari The Fred Hollows Foundation (FHF) bersama Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka memperkuat kemitraan dan meninjau implementasi layanan kesehatan mata di Provinsi NTB, pada Selasa (21/4).
Kunjungan ini dilatarbelakangi oleh kemitraan jangka panjang antara FHF dengan Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi NTB yang telah terjalin sejak tahun 2012. Kolaborasi tersebut berfokus pada penguatan layanan kesehatan mata melalui pendekatan berbasis sistem yang dipimpin oleh pemerintah. Provinsi NTB sendiri telah menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengembangan model Comprehensive Community Eye Care (CCEC), yang mengintegrasikan layanan kesehatan mata ke dalam pelayanan kesehatan primer, sistem rujukan, serta layanan penyakit tidak menular.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan silaturahmi kepada Gubernur NTB dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, sebagai bentuk dukungan dan komitmen bersama dalam penguatan layanan kesehatan mata. Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Mata Provinsi NTB untuk melihat secara langsung implementasi layanan serta capaian program di lapangan.
Kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada jajaran Dewan Direksi dan pimpinan senior FHF untuk memahami secara langsung implementasi model CCEC di tingkat provinsi, sekaligus menampilkan kepemimpinan pemerintah daerah dalam mengintegrasikan layanan kesehatan mata secara menyeluruh. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kemitraan strategis antara FHF dan Dinas Kesehatan Provinsi NTB, serta menggambarkan keterkaitan antara kebijakan, perencanaan, pembiayaan, pelayanan, dan keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan mata.
Melalui kunjungan ini, diharapkan dapat memberikan pembelajaran yang berharga sebagai bahan penguatan program ke depan, khususnya dalam mendukung perencanaan program FHF Indonesia periode 2026–2029 serta strategi jangka panjang hingga tahun 2030, sekaligus memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan Kementerian Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah, mitra internasional, dan masyarakat merupakan kunci dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya dalam upaya meningkatkan kesehatan mata masyarakat di Nusa Tenggara Barat.