UNICEF Perwakilan NTB/NTT berkolaborasi dengan IAKMI Pengurus Daerah Provinsi NTB menyelenggarakan pertemuan Review Program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) pada Dinas Kesehatan Provinsi NTB di Fave Hotel Mataram pada Kamis (19/06).
Dalam sambutannya PLH Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Tuti Herawati, S.SiT.,MPH., menyampaikan bahwa HIV adalah salah satu penyakit yang masih mengancam masyarakat di NTB. Walaupun NTB bukan wilayah endemis tapi dengan pergerakan penduduk yang dinamis memungkinkan terjadinya penuluran.
Lebih lanjut beliau menekankan pentingnya PPIA untuk memastikan tidak terjadinya penularan infeksi HIV dari ibu ke anak. “PPIA merupakan pendekatan komprehensif yang mencakup pelayanan konseling dan tes HIV sukarela bagi ibu hamil, pemberian ARV kepada ibu yang terinfeksi HIV, pemantauan kesehatan janin dan ibu serta dukungan dalam proses persalinan dan pemberian ASI yang aman.”
“Saat ini tantangan yang masih kita hadapi dalam penanganan ibu hamil dengan HIV adalah stigma yang masih tinggi di masyarakat. Sehingga dibutuhkan kerjasama lintas program dan lintas sektor tidak hanya dalam PPIA tapi juga dalam memutus stigma terhadap ODHIV. Sehingga ibu hamil mau memeriksakan status HIV nya, kepatuhan penggunaan ARV dan pemeriksaan EID (Early Infant Diagnosis)” ujar beliau.
Tujuan kegiatan ini yaitu mendapatkan gambaran pelaksanaan program PPIA di Kota Mataram selama periode berjalan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyajikan capaian indikator program PPIA, mengindetifikasi hambatan dan tantangan dalam pelaksanaan program, memperkuat koordinasi dan komitmen pemangku kepentingan terkait, membahas solusi dan rencana tindak lanjut bersama lintas sektor.
Kegiatan dilakukan secara luring dan daring yang dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Bappeda Provinsi NTB, POGI wilayah NTB, IDAI wilayah NTB, IBI Wilayah NTB, Perwakilan IAKMI NTB, Perwakilan PPNI NTB, Perwakilan KPA Kota Mataram, Perwakilan INSET Kota Mataram dan perwakilan 10 Dinas Kesehatan Kabupaten/kota di NTB. -Sl
#BersamaKitaBisa






