Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB menyelenggarakan kegiatan NTB Berzakat dengan mengusung tema "Cahaya Zakat Umat Bahagia" di Gedung Graha Bhakti Praja, Mataram pada Kamis (20/3).
Dalam sambutanya Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal menyebut pengentasan kemiskinan merupakan Kewajiban yang harus diselesaikan salah satu caranya adalah dengan pemanfaatan zakat untuk menaikkan kemampuan finasial penerima "setiap zakat yang di salurkan harus kita pastikan nantinya bisa mengkonversikan dari mustahik (orang yang berhak menerima zakat) menjadi muzakki (orang yang wajib membayar zakat). Target kedepannya penerima zakat tersebut sudah tidak lagi mengharapkan pemberian zakat namun bisa memberikan zakat kepada yang lain."
Lebih lanjut beliau menyampaikan "Program-program yang ada di Baznas sejauh ini mengarah pada hal tersebut, terbukti dengan pemberian modal bagi UMKM dan Bantuan Mahasiswa untuk Penelitian."
Sebagai penutup beliau mengatakan potensi pengumpulan zakat di NTB Masih besar. Hal ini didasari oleh penelitian International (Charities Aid Foundation) yang menempatkan Indonesia diurutan teratas sebagai negara yang gemar berdonasi. Artinya orang Indonesia sangat senang membantu orang lain." ungkap beliau
Pada acara ini dilakukan penyerahan bantuan oleh Gubernur NTB yang didampingin oleh Wakil Gubernur NTB, Setda NTB dan Perwakilan Baznas. Bantuan tersebut diberikan kepada pegawai tidak tetap, Bantuan untuk mualaf, Bantuan untuk Penelitian, Bantuan untuk guru TPQ, dan Bantuan UMKM.
Pada kesempatan yang sama Gubernur Provinsi NTB, Wakil Gubernur Provinsi NTB, Setda Provinsi NTB dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB Kepala OPD lingup provinsi NTB memberikan zakatnya melalui baznas.