Badan Gizi Nasional (BGN) menyelenggarakan Pengarahan dan Evaluasi Makan Bergizi Gratis kepada Kasatpel, Yayasan dan Mitra SPPG Provinsi Nusa Tenggara Barat di Pullman Hotel, Kuta, Lombok Tengah pada Kamis (24/4).
Hadir sebagai peserta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM. MARS., perwakilan TNI, perwakilan POLDA NTB, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Mitra SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dan Yayasan SPPG.
Dalam arahannya Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional, Mayjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha menyampaikan saat ini total 1.065 dapur aktif di seluruh Indonesia dengan 3.170.826 penerima manfaat MBG (Makan Bergizi Gratis) di seluruh Indonesia. Di NTB terdapat 36 SPPG yang sudah aktif dan akan terus bertambah karena dibutuhkan 445 SPPG untuk memenuhi target penerima manfaat di NTB.
Lebih lanjut beliau menyampaiakan pentingnya MBG ini bagi anak di Indonesia termasuk di NTB "Kita harus memastikan dapat memberikan makanan yg bersih dan bergizi kepada anak2 kita agar mereka menjadi anak yang sehat, kuat dan cerdas."
Sebagai penutup beliau berpesan agar seluruh pihak yang terlibat dalam proses MBG dapat memastikan makanan yg sampai kepada penerima manfaat sesuai dengan SOP. "Semua dapur MBG harus sesuai SOP karena emberikan makan bergizi dimulai dengan dapur yg bersih"
Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemaparan dan evaluasi penyelenggaraan dari 3 SPPI yaitu kepala SPPI pujut sengkol lombok tengah, kepala SPPI selong lotim dan kepala SPPI Narmada lombok Barat.