Kadinkes NTB, Dr. dr. Fikri, bersama tim BBPOM Mataram yang dipimpin Yosef Dwi Irwan Prakasa selaku Kepala BBPOM dan Kadis Koperasi NTB mengujungi kawasan Khazanah Ramadhan di Islamic Center Mataram.
Kunjungan yang dilakasanakan pada Senin (10/3) ini dalam rangka pengawasan keamanan pangan di sentra takjil tersebut.
"Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan produk-produk yang dikonsumsi masyarakat itu aman," jelas Dr. Fikri.
Beliau menegaskan, apabila ada makanan yang terkontaminasi bahan berbahaya seperti boraks maupun rhodamin, akan berdampak tidak hanya jangka pendek namun jangka panjang bagi kesehatan.
Sebanyak 17 sampel diteliti dengan uji cepat menggunakan mobil lab. Dari hasil uji, tidak ditemukan zat berbahaya seperti boraks, rhodamin B dan pewarna berbahaya lain pada makanan yang dijual.
Edukasi kepada pedagang dan masyarakat tentang pentingnya memilih pangan yang aman akan terus dilakukan dan mendorong kualitas produk melalui izin PIRT di Dinas Kesehatan Kab/Kota.
Kegiatan pengawasan ini akan berlanjut hingga Idul Fitri 1446 H. Selanjutnya, Dinas Kesehatan Provinsi NTB akan terus mendorong Dinas Kesehatan Kab/Kota untuk meningkatkan pelatihan penyuluhan keamanan pangan pada pelaku usaha sesuai kewanangan kabupaten/kota.
Selain itu, pelatihan penjamah makanan juga perlu dilakukan melalui tim kerja penyehatan lingkungan untuk memastikan para pedagang mengolah bahan pangan dengan baik dan benar.