Dinas Kesehatan menginisiasi dan merekomendasikan agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan penyusunan pedoman penyelenggaraan fasilitas kesehatan pada event nasional maupun internasional. Hal ini disambut positif oleh Kemenkes, sehingga pada Jum'at (26/10), Kementerian Kesehatan mengundang Kepala Dinas Kesehatan NTB, Direktur RSUDP NTB dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dalam pertemuan penyusunan Pedoman Penyelenggaraan Fasilitas Kesehatan pada Event Nasional dan Internasional di Jakarta.
Kepala Dinas Kesehatan, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS., mengungkapkan, empat tahun sejak berlangsungnya gelaran internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika, Dinas Kesehatan NTB berupaya untuk terus mendorong penguatan sistem kewilayahan berbasis holistik integratif dalam pengamanan kesehatan, demi suksesnya ajang balap internasional tersebut. Hal ini dibuktikan dengan adanya sistem pengamanan kesehatan yang menjadi satu kesatuan, mulai dari Ring 1,2,3 sampai dengan Ring 4 di Sirkuit Mandalika.
Kemenkes memberikan apresiasi luar biasa atas capaian NTB sebagai wakil Indonesia dan telah diakui Dunia (Dorna sport) sebagai The Best Medical sejak tahun 2024 dan 2025. Capaian ini menjadikan Kemenkes mengupayakan untuk segera mengeluarkan regulasi yang menjadi NSPK termasuk untuk perhelatan MotoGP di Indonesia. Pedoman Penyelenggaraan Fasilitas Kesehatan pada Event Nasional dan Internasional tersebut diharapkan rampung dalam tahun 2025.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Pejabat Eselon 1 Kementerian Pariwisata dan pejabat lingkup Kemenkes RI.
