Welcome to Dinas Kesehatan Provinsi NTB Official Website

(0370) – 621786

Berita

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, Dinkes NTB Gelar Orientasi dan Koordinasi LS & LP CKG Kescatin–KB

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, Dinkes NTB Gelar Orientasi dan Koordinasi LS & LP CKG Kescatin–KB

Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan Orientasi dan Koordinasi Lintas Sektor (LS) dan Lintas Program (LP) Dalam Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kesehatan Calon Pengantin dan Keluarga Berencana (Kescatin–KB) yang berlangsung di Mataram selama empat hari, pada 16–19 November 2025.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.,MARS, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan pelayanan kesehatan keluarga yang lebih komprehensif, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan ini adalah momentum penting untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, dan memastikan bahwa program kesehatan keluarga serta KB berjalan lebih terarah dan terintegrasi di seluruh kabupaten/kota di NTB,” ujar dr.Fikri.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak lintas sektor, mulai dari perwakilan Kementerian Agama Provinsi NTB, Perwakilan BKKBN NTB, perangkat daerah terkait, hingga perwakilan fasilitas kesehatan dan pengelola program di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Kehadiran beragam unsur ini menunjukkan kuatnya komitmen bersama untuk meningkatkan capaian indikator Kesehatan Keluarga dan KB di NTB.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan penguatan materi terkait strategi implementasi CKG Kescatin–KB, mekanisme koordinasi antarinstansi, pemutakhiran data layanan, serta harmonisasi tugas antara LS dan LP agar target program dapat dicapai secara optimal. Selain itu, peserta juga melakukan sesi diskusi, pemetaan tantangan lapangan, serta penyamaan persepsi dalam pelaksanaan program di masing-masing wilayah.

dr.Fikri berharap kegiatan ini dapat menghasilkan rumusan aksi kolaboratif yang lebih tajam dan berorientasi pada hasil, termasuk peningkatan kualitas layanan ibu dan anak, penguatan program KB, serta optimalisasi peran kelembagaan di tingkat desa dan kecamatan.

“Koordinasi bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi budaya kerja. Jika lintas sektor dan lintas program bergerak bersama, maka capaian kesehatan keluarga di NTB akan meningkat signifikan,” tambahnya.

 

Kegiatan Orientasi dan Koordinasi LS & LP ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola program CKG Kescatin dan KB, serta memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki persepsi, komitmen, dan mekanisme kerja yang sejalan dalam mewujudkan keluarga NTB yang sehat, tangguh, dan berkualitas.