Kadikes NTB, Dr. dr. H. L. Hamzi Fikri,MM.MARS., bersama Kadikes provinsi dan Kab/Kota lainnya menghadiri acara Soft Launching SATUSEHAT Logistik pada Selasa (15/10) di Jakarta.
Pemerintah Indonesia bertujuan untuk mempercepat pencapaian nasional dalam menyediakan pelayanan kesehatan universal, terjangkau, dan setara bagi seluruh rakyat Indonesia dengan memanfaatkan teknologi digital.
Hal ini tercantum dalam Cetak Biru Strategi Kesehatan Digital Indonesia termasuk untuk menerapkan manajemen rantai pasok vaksin, obat-obatan, dan produk kesehatan dari tingkat pusat hingga titik layanan kesehatan.
Melalui pilar Transformasi Teknologi Kesehatan, Kementerian Kesehatan mengembangkan platform SATUSEHAT untuk melakukan integrasi sistem informasi kesehatan yang menjadi penghubung setiap data kesehatan.
SMILE (Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Secara Elektronik) merupakan bagian dari SATUSEHAT Logistik akan memudahkan dalam pencatatan pelaporan dan evaluasi Logistik.
Dr. Dra. Lucia Rizka Andalucia, Apt, M.Pharm, MARS., selaku Dirjen Farmalkes Kemenkes RI dalam laporannya menyampikan, SMILE logistik akan menunjang ketersediaan, pemerataan dan keterjangkauan farmasi dan alat kesehatan sesuai UU No.17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan PP No.28 tahun 2024.
Aplikasi SMILE Logistik membantu tenaga kesehatan dalam mencatat dan memantau pemesanan, distribusi, dan logistik vaksin imunisasi, Obat ATM (AIDS Tuberculosis, Malaria) Rabies dan pengelolaan limbah medis.
Menurut Dr. Lucia, data akan mudah dipantau dalam dashboard baik dari Puskesmas, Dikes Kabupaten/Kota, Dikes Provinsi hingga ke tingkat pusat yakni kemenkes RI.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, Sekjen Kemenkes,
Norimasa Shimomura selaku UNDP Resident Representative serta jajaran Kemenkes RI.