Dalam rangka mewujudkan upaya penanggulangan pneumonia dan diare secara efektif di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Kesehatan Provinsi NTB bekerja sama dengan UNICEF dan IAKMI menyelenggarakan “Workshop Sosialisasi Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Pneumonia dan Diare (RADPPD) di Provinsi NTB Tahun 2025-2029, serta Pembahasan Sistematika Penyusunan Peraturan Gubernur Tentang RADPPD di Provinsi NTB Tahun 2025-2029.” Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Lombok Plaza pada Senin (17/03).
Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., MARS., menyampaikan 3 hal utama dalam penyusunan RADPPD. Pertama penguatan sistem surveilans dimana didalamnya dilakukan pencatatan kasus untuk memastikan data akurat dan dapat melakukan respon cepat. Kedua, peningkatan akses layanan yang berkualitas khususnya daerah 3T yaitu terpencil, terisolasi dan terluar. Ketiga, kolaborasi dan advokasi kebijakan sebagai penguatan regulasi.
Sebagai penutup, dr. Fikri mengapresiasi kehadiran para peserta dan dukungan dari UNICEF dan IAKMI dalam terselenggarakannya kegiatan ini.
sejumlah 36 peserta hadir dalam kegiatan ini. Para peserta berasal dari Perwakilan internal Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Perwakilan Bappeda Provinsi NTB, Perwakilan TP PKK Provinsi NTB, Perwakilan Dinkes Kabupaten Lombok Barat, Perwakilan Dinkes Lombok Timur, Perwakilan Dinkes Kabupaten Lombok Utara, Perwakilan IDAI NTB, Perwakilan IBI NTB, Perwakilan Bapelkes Mataram dan Perwakilan media.
Hadir sebagai narasumber, perwakilan Bappeda NTB, Perwakilan Biro Hukum, Kepala Bidang P2P Dinkes NTB dan Perwakilan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) NTB.