Workshop Viral Load HIV AIDS 2025

Dinas Kesehatan Provinsi NTB bersama The Global Fund komponen AIDS menyelenggarakan Workshop Viral Load HIV AIDS secara hybrid di Hotel Fave, Kota Mataram pada tanggal 14-15 Mei 2025.

Dalam sambutannya Plh. Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Tuti Herawati, S.SiT., MPH., menyampaikan pentingnya kerjasama lintas sektor dan lintas program dalam upaya mengakhiri epidemi HIV AIDS pada tahun 2030. untuk mencapai target tersebut telah disepakati ditingkat global melalui pencapaian triple 95, yaitu 95% orang yang hidup dengan HIV mengetahui status HIV mereka, 95% ODHIV mendapatkan pengobatan ARV dan 95% ODHIV mendapatkan pengobatan ARV mengalami supresi virus, ucap beliau.

Read More

GERAKAN INDONESIA AKHIRI TUBERKULOSISdengan KOMITMEN dan AKSI NYATA (GIATKAN)

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan. Namun pada tahun 2023, TBC kembali menjadi penyebab utama kematian di dunia, setelah 3 tahun sebelumnya digantikan oleh penyakit virus corona (COVID-19), dan menyebabkan hampir dua kali lebih banyak kematian dibandingkan HIV/AIDS. Lebih dari 10 juta orang terus jatuh sakit karena TBC setiap tahun dan jumlahnya terus meningkat sejak 2021 hingga sekarang. Tanpa pengobatan, tingkat kematian akibat penyakit TBC cukup tinggi, yaitu mendekati 50%. Dengan pengobatan yang saat ini direkomendasikan oleh WHO (paduan obat anti-TBC selama 4-6 bulan), sekitar 85% pasien TBC dapat disembuhkan.

Regimen 1-6 bulan tersedia untuk mengobati infeksi TBC. Cakupan kesehatan universal (UHC) diperlukan untuk memastikan bahwa semua orang yang membutuhkan pengobatan untuk penyakit atau infeksi TBC dapat mengakses pengobatan ini. Jumlah orang yang tertular dan mengembangkan penyakit (dan pada gilirannya jumlah kematian yang disebabkan oleh TBC) juga dapat dikurangi melalui tindakan multisektoral untuk mengatasi faktor-faktor penentu TBC seperti kemiskinan, kekurangan gizi, infeksi HIV, merokok dan diabetes.

Read More

Serah Terima Alat Periksa Mata, Pemprov NTB Lanjutkan Ikhtiar Tangani Kebutaan

Setelah sukses dengan program Nampak Terang Benderang (NTB) pada tahun 2024 lalu, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Kesehatan kembali melanjutkan ikhtiar mengatasi kebutaan, melalui kerja sama dengan Fred Hollows Foundation (FHF) dan Kemenkes RI.

Alat periksa mata berupa Alat Biometri dan Keratometer dukungan dari CCEC Project FHF Indonesia dan Kementerian Kesehatan RI untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat diserah terimakan di Aula Rumah Sakit Mata, Rabu (19/3). Kepala Dinas Kesehatan, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., MARS., didampingi dr. Cahya Dessy Rahmawati, Sp.M., selaku Direktur RS Mata NTB, menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST).

Read More